Gemawan Latih Petani Kubu Raya Cegah dan Tangani Hama Penyakit Padi

PUNGGUR BESAR: Petani desa Punggur besar dan sekitarnya di kawasan kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, antusias mengikuti pelatihan pencegahan dan penanganan hama dan penyakit padi di balai desa Punggur Besar kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya (KKR), Senin, 14 Maret 2016. Foto: Ahmad Zaini/GEMAWAN.

Kubu Raya, GEMAWAN.
Lembaga Gemawan menggelar pelatihan pencegahan dan penanganan hama penyakit pada tanaman padi di desa Punggur Besar kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya (KKR), Senin, 14 Maret 2016.

Sebagian besar peserta yang hadir dalam pelatihan ini adalah masyarakat petani yang ada di desa Punggur Besar dan sekitarnya.

Pelatihan ini dilaksanakan dengan tujuan agar para petani mampu mengetahui jenis-jenis hama penyakit yang menyerang tanaman padi dan mengetahui cara pengendaliannya. Hal ini didasari banyaknya keluhan masyarakat terkait maraknya hama penyakit yang menyerang tanaman mereka.

Mulai dari walang sangit, wereng, tikus, dan berbagai jenis hama lainnya yang selama ini dianggap meresahkan kaum tani Kubu Raya. Berakibat hasil panen menjadi tidak maksimal.

Permasalahan lain juga dirasakan masyarakat mulai dari tidak adanya perhatian dan pendampingan dari pihak-pihak tertentu dan tidak adanya akses bagi mereka dalam menyampaikan permasalahan yang terjadi selama ini.

Adanya kegiatan pelatihan ini masyarakat Desa Punggur Besar antusias dan menyambut baik kedatangan tim Gemawan. Kemudian berharap, kegiatan-kegiatan lain yang kaitannya dengan pertanian dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.

Dalam pelatihan ini tim Gemawan menghadirkan pakar pertanian dari Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak, Tris Haris Ramadhan. Ia memaparkan terkait budidaya tanaman sehat, pelestarian dan pemanfaatan musuh alami, pengamatan dan pemantauan secara berkala.

“Dalam mengelola hama, tidak semua jenis hama dapat diberantas karena beberapa hama tertentu justru menjadi musuh alami dan memberikan manfaat bagi tanaman padi,” timpalnya.

Dikatakannya ada perbedaan antara hama dan penyakit tanaman padi. Kalau hama adalah hewan perusak tanaman yang bisa dilihat dengan mata. Sedangkan penyakit tidak bisa dideteksi dan lebih susah untuk dikendalikan, sebab petani tidak mampu memprediksi kapan dan akan sebanyak apa tanaman padi bisa terserang.

Penulis: Zaini Ahmad
Editor: Mahmudi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gambar CAPTCHA

*

%d blogger menyukai ini: