Skip to content
Gemawan

Lembaga Gemawan

Masyarakat Swadaya dan Mandiri

Menu

  • Home
  • News
    • Pemberdayaan Perempuan
    • Pembangunan Berbasis Masyarakat
    • Sumberdaya Alam
    • Pengembangan Ekonomi
    • Tata Kelola
  • Publikasi
    • Kabar Gemawan
    • Laporan
    • Opini
    • Buku
    • Pernyataan Sikap
  • Spasial
    • Dashboard Perhutanan Sosial
  • Tentang
    • Tim
    • Program & Aktivitas
    • Wilayah Aktivitas
  • Inovasi
    • LESTARI
    • PERSADA
    • SIGAP
  • Pengaduan
    • Prosedur Pengaduan
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English Version

Pembangunan Berbasis Masyarakat

Gemawan Bentuk Poktan Petani Karet Lokal di Kapuas Hulu

AKSES JALAN: Jalan poros antardesa maupun dusun di kecamatan Silat Hulu belum terhubung semua, membuat warga desa memanfaatkan apa yang ada di alam walaupun harus bergantungan seperti film β€œTarzan”. Foto: GEMAWAN.

PETANI KARET TRADISIONAL: Para petani karet tradisional desa Lebak Najah kecamatan Silat Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, istirahat sejenak di sela-sela merawat kebut karetnya. Foto: Frederikus Dedy/GEMAWAN. Kapuas Hulu, GEMAWAN. Lembaga Gemawan didukung program Tropical Forest Conservation Act (TFCA) Kalimantan, membentuk

admin March 15, 2016February 16, 2023 Berita Utama, News, Pembangunan Berbasis Masyarakat Baca Selengkapnya

Diskusi Mesra Gemawan Bersama Warga Sungai Kupah

RUANG DESA: Awak Gemawan berdiskusi bersama aparatur desa Sungai Kupah di gedung serbaguna Sungai Kupah. Foto: Mahmudi/GEMAWAN.

RUANG DESA: Awak Gemawan berdiskusi bersama aparatur desa Sungai Kupah di gedung serbaguna Sungai Kupah. Foto: Muhammad Zuni Irawa/GEMAWAN. Pontianak, GEMAWAN. Tim pemetaan lembaga Gemawan adakan diskusi terbuka bersama aparatur pemerinta desa (Pemdes) Sungai Kupah kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu

admin March 15, 2016February 16, 2023 Berita Utama, News, Pembangunan Berbasis Masyarakat Baca Selengkapnya

Cobaan Petani Karet Desa Nanga Ngeri, Lebak Najah, dan Dangkan Kota

DANGKAN KOTA: Program Manajer TFCA Kalimantan di Kabupaten Kapuas Hulu dari lembaga Gemawan, Deni Patriatna (kanan) di sosialisasi Perlindungan Wilayah Perkebunan Karet Tradisional di Balai Desa Dangkan Kota, Silat Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalbar, pertengahan 2014. Foto: GEMAWAN.

DANGKAN KOTA: Program Manajer TFCA Kalimantan di Kabupaten Kapuas Hulu dari lembaga Gemawan, Deni Patriatna (kanan) di sosialisasi Perlindungan Wilayah Perkebunan Karet Tradisional di Balai Desa Dangkan Kota, Silat Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalbar, pertengahan 2014. Foto: GEMAWAN. Kapuas

admin March 14, 2016February 16, 2023 Berita Utama, News, Pembangunan Berbasis Masyarakat Baca Selengkapnya

Program Pemkab Kapuas Hulu dan Gemawan Saling Memperkuat

kapuas hulu

NANGA NGERI: Kegiatan TFCA Kalimantan bersama Gemawan bertajuk Perlindungan Wilayah Perkebunan Karet Tradisional di Balai Desa Nanga Ngeri, Silat Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalbar, pertengahan 2014. Foto: GEMAWAN. Kapuas Hulu, GEMAWAN. Kabid Penyuluhan Perkebunan Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Dishutbun)

admin March 13, 2016February 16, 2023 Berita Utama, News, Pembangunan Berbasis Masyarakat Baca Selengkapnya

Desa Lebak Najah Gantikan Nanga Dangkan di Penguatan Karet Tradisional

TFCA KALIMANTAN: Program Manajer Gemawan, Deni Patriatna di sosialisasi program TFCA Kalimantan bertajuk Perlindungan Wilayah Perkebunan Karet Tradisional di Balai Desa Lebak Najah, Silat Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalbar, pertengana 2014. Foto: GEMAWAN.

TFCA KALIMANTAN: Program Manajer Gemawan, Deni Patriatna di sosialisasi program TFCA Kalimantan bertajuk Perlindungan Wilayah Perkebunan Karet Tradisional di Balai Desa Lebak Najah, Silat Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalbar, pertengahan 2014. Foto: GEMAWAN. Kapuas Hulu, GEMAWAN. Desa Nanga Dangkan

admin March 13, 2016February 16, 2023 Berita Utama, News, Pembangunan Berbasis Masyarakat Baca Selengkapnya

Kadus Minimal Berijazah SMA Tantangan Sungai Kupah

IJAZAH SMA: Kades Sungai Kupah, Sabri (kanan), didampingi Kades Sungai Itik Erwin Suryanegara (tengah), dan Kasi Pem Pemdes Sungai Kakap Rusdi (kiri) di Sekolah Tata Ruang Desa yang digelar Gemawan di Kecamatan Sungai Kakap 3-17 Maret 2016, mengupas masih banyak Kadus belum memiliki ijazah setara SMA dan yang sederajat. Foto: Mahmudi/GEMAWAN.

IJAZAH SMA: Kades Sungai Kupah, Sabri (kanan), didampingi Kades Sungai Itik Erwin Suryanegara (tengah), dan Kasi Pem Pemdes Sungai Kakap Rusdi (kiri) di Sekolah Tata Ruang Desa yang digelar Gemawan di Kecamatan Sungai Kakap 3-17 Maret 2016, mengupas masih banyak

admin March 12, 2016February 25, 2023 Berita Utama, News, Pembangunan Berbasis Masyarakat Baca Selengkapnya

Geopolitik Peta Perlu Dipahami Warga Desa

PETA DESA: Pengajar tata ruang desa dari Gemawan, Heru Suprihartanto memberikan pemahaman geopolitik peta yang penting untuk dimengerti aparatur dan warga desa di Sekolah Tata Ruang Desa Gemawan di Balai Desa Sungai Itik, Sungai Kakap, KKR, Kalbar, Kamis (03/03/2016). Foto: Mahmudi/GEMAWAN.

PETA DESA: Pengajar tata ruang desa dari Gemawan, Heru Suprihartanto memberikan gambaran geopolitik peta yang penting untuk dipahami aparatur dan warga desa di Sekolah Tata Ruang Desa Gemawan di Balai Desa Sungai Itik, Sungai Kakap, KKR, Kalbar, Kamis (03/03/2016). Foto:

admin March 8, 2016February 16, 2023 Berita Utama, News, Pembangunan Berbasis Masyarakat Baca Selengkapnya

Drone Petakan 3 Desa, 2 Desa Dipetakan Manual

DRONE DAN MANUAL: Tim Pemetaan Gemawan, Indra Haryanto (kanan) dan Mawardi (kiri) menunjukkan Drone Gemawan dan hasil pemetaan desa Sungai Kelambu kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas yang detail dan rinci bikin peserta pelatihan, baik Kades maupun aparatur desa takjub di Balai Desa Sungai Itik, Kamis (03/03/2016). Foto: Mahmudi/GEMAWAN.

DRONE DAN MANUAL: Tim Pemetaan Gemawan, Indra Haryanto (kanan) dan Mawardi (kiri) menunjukkan Drone Gemawan dan hasil pemetaan Desa Sungai Kelambu, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas yang detail dan rinci bikin peserta pelatihan, baik Kades maupun aparatur desa takjub di Balai

admin March 7, 2016August 16, 2022 Berita Utama, News, Pembangunan Berbasis Masyarakat Baca Selengkapnya

Sekolah Tata Ruang Desa Kecamatan Kakap Dihelat

RTRW KKR: Kades Sungai Itik, Erwin Suryanegara (kedua dari kanan), didampingi Kades Sungai Kupah Sabri (kanan), Kasi Pem Desa Sungai Kakap Rusdi (tengah), Programmer Gemawan Mursyid Hidayat (kedua dari kiri), dan staf Gemawan Ismail Karim (kiri) di pembukaan Sekolah Tata Ruang Desa di Balai Desa Sungai Itik, Kamis (03/03/2016). Foto: Mahmudi/GEMAWAN.

RTRW KKR: Kades Sungai Itik, Erwin Suryanegara (kedua dari kanan), didampingi Kades Sungai Kupah Sabri (kanan), Kasi Pem Desa Sungai Kakap Rusdi (tengah), Programmer Gemawan Mursyid Hidayat (kedua dari kiri), dan staf Gemawan Ismail Karim (kiri) di pembukaan Sekolah Tata

admin March 7, 2016February 16, 2023 Berita Utama, News, Pembangunan Berbasis Masyarakat Baca Selengkapnya

KLHS Versi Desa Sama dengan Gerakan Sosial

DISKUSI KLHS: (Dari kiri ke kanan) Direktur Gemawan Laili Khairnur, Koordinator Sekolah Desa Gemawan Muhammad Zuni Irawan, pakar hukum Untan Pontianak Hamdani, dan fasilitator senior Happy Hendrawan di masa rehat Lokakarya Pengarustamaan KLHS Susun RTRW Desa yang digelar Gemawan berdiskusi ihwal pentingnya KLHS di Swandiri Institute, Selasa (01/03/2016). Foto: Mahmudi/GEMAWAN.

DISKUSI KLHS: (Dari kiri ke kanan) Direktur Gemawan Laili Khairnur, Koordinator Sekolah Desa Gemawan Muhammad Zuni Irawan, pakar hukum Untan Pontianak Hamdani, dan fasilitator senior Happy Hendrawan di masa rehat Lokakarya Pengarustamaan KLHS Susun RTRW Desa yang digelar Gemawan berdiskusi

admin March 5, 2016February 25, 2023 Berita Utama, News, Pembangunan Berbasis Masyarakat, Pengembangan Ekonomi, Sumberdaya Alam, Tata Kelola Baca Selengkapnya
  • « Sebelumnya
  • Berikutnya »

Instagram

Menguatkan usaha perempuan, dimulai dari pengelolaan potensi lokal. 🌱

Lembaga Gemawan menggelar Pelatihan Perencanaan Usaha Kecil dan Manajemen Pembukuan Kas Hasil Usaha di Aula Desa Punggur Kecil, pada 29 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 25 perempuan pelaku UMKM setempat.

Selama pelatihan, peserta belajar menyusun rancangan usaha dan mengelola keuangan melalui pembukuan sederhana. Tidak hanya teori, mereka juga diajak praktik langsung membuat rancangan bisnis serta menyusun buku kas usaha.

Melalui kegiatan ini, perempuan di tingkat tapak didorong untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan sekaligus mengoptimalkan potensi sumber daya alam lokal menjadi peluang usaha yang bernilai ekonomi.
•
Follow
Menguatkan usaha perempuan, dimulai dari pengelolaan potensi lokal. 🌱 Lembaga Gemawan menggelar Pelatihan Perencanaan Usaha Kecil dan Manajemen Pembukuan Kas Hasil Usaha di Aula Desa Punggur Kecil, pada 29 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 25 perempuan pelaku UMKM setempat. Selama pelatihan, peserta belajar menyusun rancangan usaha dan mengelola keuangan melalui pembukuan sederhana. Tidak hanya teori, mereka juga diajak praktik langsung membuat rancangan bisnis serta menyusun buku kas usaha. Melalui kegiatan ini, perempuan di tingkat tapak didorong untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan sekaligus mengoptimalkan potensi sumber daya alam lokal menjadi peluang usaha yang bernilai ekonomi.
7 days ago
View on Instagram |
1/9
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! πŸ”₯

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! πŸ‘€

πŸ“… 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! πŸ”₯

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! πŸ‘€

πŸ“… 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! πŸ”₯

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! πŸ‘€

πŸ“… 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! πŸ”₯

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! πŸ‘€

πŸ“… 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! πŸ”₯

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! πŸ‘€

πŸ“… 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! πŸ”₯

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! πŸ‘€

πŸ“… 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! πŸ”₯

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! πŸ‘€

πŸ“… 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! πŸ”₯

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! πŸ‘€

πŸ“… 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! πŸ”₯

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! πŸ‘€

πŸ“… 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! πŸ”₯

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! πŸ‘€

πŸ“… 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! πŸ”₯

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! πŸ‘€

πŸ“… 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! πŸ”₯

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! πŸ‘€

πŸ“… 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! πŸ”₯

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! πŸ‘€

πŸ“… 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
•
Follow
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! πŸ”₯ Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan. Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! πŸ‘€ πŸ“… 23-24 Oktober 2026 Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung! Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY! #ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
3 weeks ago
View on Instagram |
2/9
Halo, orang muda! πŸ‘‹

Ada kabar baik nih! RE:MAKING SOCIETY kembali hadir di Batch 2! πŸŽ‰

RE:MAKING SOCIETY
Inovator Sosial untuk Demokrasi, Hak Asasi Manusia, dan Keadilan Lingkungan

Ruang belajar dan diskusi bagi orang muda untuk memahami demokrasi, HAM, keadilan lingkungan, relasi kuasa, serta gerakan sosial di Indonesia.

πŸ“ Lokasi: Rumah Gesit Borneo, Jl. Ujung Pandang, Pontianak

πŸ“… Tanggal: 23-24 Oktober 2026 (Jumat-Sabtu)

πŸ‘₯ Kuota: Terbatas untuk 15 peserta

⏳ Pendaftaran ditutup: 21 Oktober 2026

Yuk, jadi bagian dari ruang belajar ini untuk bertukar perspektif, berdiskusi, dan membangun gagasan bersama!

πŸ”— Daftar sekarang: s.id/KelasMuda2

πŸ“„ Baca TOR dan jadwal kegiatan: 
s.id/TORKELASMUDA2

Sampai bertemu di kelas! ✊
•
Follow
Halo, orang muda! πŸ‘‹ Ada kabar baik nih! RE:MAKING SOCIETY kembali hadir di Batch 2! πŸŽ‰ RE:MAKING SOCIETY Inovator Sosial untuk Demokrasi, Hak Asasi Manusia, dan Keadilan Lingkungan Ruang belajar dan diskusi bagi orang muda untuk memahami demokrasi, HAM, keadilan lingkungan, relasi kuasa, serta gerakan sosial di Indonesia. πŸ“ Lokasi: Rumah Gesit Borneo, Jl. Ujung Pandang, Pontianak πŸ“… Tanggal: 23-24 Oktober 2026 (Jumat-Sabtu) πŸ‘₯ Kuota: Terbatas untuk 15 peserta ⏳ Pendaftaran ditutup: 21 Oktober 2026 Yuk, jadi bagian dari ruang belajar ini untuk bertukar perspektif, berdiskusi, dan membangun gagasan bersama! πŸ”— Daftar sekarang: s.id/KelasMuda2 πŸ“„ Baca TOR dan jadwal kegiatan: s.id/TORKELASMUDA2 Sampai bertemu di kelas! ✊
3 weeks ago
View on Instagram |
3/9
Halo, orang muda! πŸ‘‹

Dibuka pendaftaran kelas:

RE:MAKING SOCIETY
Inovator Sosial untuk Demokrasi, Hak Asasi Manusia, dan Keadilan Lingkungan

Ruang belajar dan diskusi bagi orang muda untuk memahami demokrasi, HAM, keadilan lingkungan, kekuasaan, serta gerakan sosial di Indonesia.

πŸ“ Rumah Gesit Borneo
Jl. Ujung Pandang, Pontianak

πŸ“… Kelas mulai dari tanggal 16-17 November 2026
πŸ‘₯ Terbatas hanya untuk 15 orang
⏳ Pendaftaran ditutup 14 Oktober 2026

Yuk, daftar dan jadi bagian dari ruang belajar ini.

s.id/KelasMuda
•
Follow
Halo, orang muda! πŸ‘‹ Dibuka pendaftaran kelas: RE:MAKING SOCIETY Inovator Sosial untuk Demokrasi, Hak Asasi Manusia, dan Keadilan Lingkungan Ruang belajar dan diskusi bagi orang muda untuk memahami demokrasi, HAM, keadilan lingkungan, kekuasaan, serta gerakan sosial di Indonesia. πŸ“ Rumah Gesit Borneo Jl. Ujung Pandang, Pontianak πŸ“… Kelas mulai dari tanggal 16-17 November 2026 πŸ‘₯ Terbatas hanya untuk 15 orang ⏳ Pendaftaran ditutup 14 Oktober 2026 Yuk, daftar dan jadi bagian dari ruang belajar ini. s.id/KelasMuda
4 weeks ago
View on Instagram |
4/9
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat.

Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan.

Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing.

Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat.

Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan.

Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing.

Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat.

Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan.

Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing.

Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat.

Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan.

Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing.

Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat.

Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan.

Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing.

Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat.

Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan.

Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing.

Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat.

Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan.

Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing.

Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat.

Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan.

Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing.

Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat.

Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan.

Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing.

Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
•
Follow
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat. Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan. Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing. Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama. Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
1 month ago
View on Instagram |
5/9
Kabut asap menjadi pengingat bahwa banyak masyarakat masih terdampak dan terus berjuang memastikan ruang penghidupan mereka tetap aman.

Di beberapa wilayah, titik api mulai mereda. Hujan juga mulai turun. Namun, pulihnya langit bukan berarti semuanya selesai.

Di baliknya, ada rumah, lahan, sumber air, aktivitas warga, dan ruang hidup yang perlu dipulihkan setelah kebakaran hutan dan lahan.

Pemulihan membutuhkan waktu. Dan dukungan dari kita dapat menjadi bagian dari proses itu.

Segala bentuk bantuan, sekecil apa pun, dapat membantu masyarakat dalam menghadapi dampak dan memulihkan ruang penghidupan mereka pascakarhutla.

Donasi dapat disalurkan melalui:
BNI 1980045120
a.n. Perkumpulan Gemawan

Konfirmasi donasi:
+62 896-9329-7519
•
Follow
Kabut asap menjadi pengingat bahwa banyak masyarakat masih terdampak dan terus berjuang memastikan ruang penghidupan mereka tetap aman. Di beberapa wilayah, titik api mulai mereda. Hujan juga mulai turun. Namun, pulihnya langit bukan berarti semuanya selesai. Di baliknya, ada rumah, lahan, sumber air, aktivitas warga, dan ruang hidup yang perlu dipulihkan setelah kebakaran hutan dan lahan. Pemulihan membutuhkan waktu. Dan dukungan dari kita dapat menjadi bagian dari proses itu. Segala bentuk bantuan, sekecil apa pun, dapat membantu masyarakat dalam menghadapi dampak dan memulihkan ruang penghidupan mereka pascakarhutla. Donasi dapat disalurkan melalui: BNI 1980045120 a.n. Perkumpulan Gemawan Konfirmasi donasi: +62 896-9329-7519
1 month ago
View on Instagram |
6/9
Donasi yang terkumpul merupakan akumulasi dari kegiatan penggalangan dana dan sumbangan yang disalurkan langsung melalui rekening Gemawan. Donasi ini akan disalurkan untuk mendukung kebutuhan warga dan tim relawan yang terdampak karhutla.

Terima kasih sebesar-besarnya kepada setiap orang yang telah menyisihkan waktu, tenaga, dan rezekinya untuk ikut membantu. Setiap bantuan yang diberikan, berapa pun jumlahnya, sangat berarti dan menjadi bagian dari upaya bersama untuk melewati situasi ini.

Bagi yang masih ingin berdonasi, bantuan dapat disalurkan melalui:

Bank BNI
Rekening: 1980045120
a.n. Perkumpulan Gemawan

Sekali lagi, terima kasih atas kepercayaan, kepedulian, dan dukungan yang telah diberikan. Semoga kebaikan yang teman-teman berikan dapat sampai kepada mereka yang membutuhkan.
•
Follow
Donasi yang terkumpul merupakan akumulasi dari kegiatan penggalangan dana dan sumbangan yang disalurkan langsung melalui rekening Gemawan. Donasi ini akan disalurkan untuk mendukung kebutuhan warga dan tim relawan yang terdampak karhutla. Terima kasih sebesar-besarnya kepada setiap orang yang telah menyisihkan waktu, tenaga, dan rezekinya untuk ikut membantu. Setiap bantuan yang diberikan, berapa pun jumlahnya, sangat berarti dan menjadi bagian dari upaya bersama untuk melewati situasi ini. Bagi yang masih ingin berdonasi, bantuan dapat disalurkan melalui: Bank BNI Rekening: 1980045120 a.n. Perkumpulan Gemawan Sekali lagi, terima kasih atas kepercayaan, kepedulian, dan dukungan yang telah diberikan. Semoga kebaikan yang teman-teman berikan dapat sampai kepada mereka yang membutuhkan.
2 months ago
View on Instagram |
7/9
Bantuan Air Bersih (Batch 2) Kamis, 17 September  2026

Bagi warga yang membutuhkan air bersih, tersedia bantuan air bersih yang dapat diambil di Rumah Gesit Borneo.

πŸ“ Lokasi pengambilan: Rumah Gesit Borneo
πŸ’§ Persediaan terbatas, selama stok masih tersedia.

Air tetap perlu dimasak untuk terhindari dari paparan bakteri.

Silakan datang dan ambil sesuai kebutuhan. Semoga bantuan ini dapat membantu warga yang sedang menghadapi kondisi kekeringan.
•
Follow
Bantuan Air Bersih (Batch 2) Kamis, 17 September 2026 Bagi warga yang membutuhkan air bersih, tersedia bantuan air bersih yang dapat diambil di Rumah Gesit Borneo. πŸ“ Lokasi pengambilan: Rumah Gesit Borneo πŸ’§ Persediaan terbatas, selama stok masih tersedia. Air tetap perlu dimasak untuk terhindari dari paparan bakteri. Silakan datang dan ambil sesuai kebutuhan. Semoga bantuan ini dapat membantu warga yang sedang menghadapi kondisi kekeringan.
2 months ago
View on Instagram |
8/9
Bantuan Air Bersih

Bagi warga yang membutuhkan air bersih, tersedia bantuan air bersih yang dapat diambil di Rumah Gesit Borneo.

πŸ“ Lokasi pengambilan: Rumah Gesit Borneo
πŸ’§ Persediaan terbatas, selama stok masih tersedia.

Silakan datang dan ambil sesuai kebutuhan. Semoga bantuan ini dapat membantu warga yang sedang menghadapi kondisi kekeringan.
•
Follow
Bantuan Air Bersih Bagi warga yang membutuhkan air bersih, tersedia bantuan air bersih yang dapat diambil di Rumah Gesit Borneo. πŸ“ Lokasi pengambilan: Rumah Gesit Borneo πŸ’§ Persediaan terbatas, selama stok masih tersedia. Silakan datang dan ambil sesuai kebutuhan. Semoga bantuan ini dapat membantu warga yang sedang menghadapi kondisi kekeringan.
2 months ago
View on Instagram |
9/9
View on Instagram

Collab!

Rumah Gesit Gemawan

Jl. Ujung Pandang No. 89
Pontianak | Kalimantan Barat | Indonesia
Telp.: (+62561)5628041
E-mail: info[at]gemawan.org
Pengaduan: lapor[at]gemawan.org

Connect!

Create!

PERSADA
LESTARI
SIGAP
#BorneoMangroveAction
SIGMA
Hak Cipta © 2026 Lembaga Gemawan. All rights reserved. Theme: Spacious by ThemeGrill. Powered by: WordPress
  • English
  • Indonesia