Tribun Pontianak | Sabtu, Juni 20, 2015 | Menurut Antonius, tidak ada lagi tanah yang tersisa. “ini kena izin konsensi,rumah kita dan kuburan juga habis. Jadi seluruh pemukiman Subah, tidak ada lahan kosong yang tidak bebas dari izin. Termasuk danau
Ekspansi Investasi, Eksistensi Pedagi
Nelayan Danau Bekat, Edi (43), sudah 10 tahun menggeluti profesinya. Hasil tangkapan kini mulai sulit karena danau tercemar limbah pabrik. Mulai pabrik pengolahan karet, sawit, pertambangan bauksit, hingga batubara. Edi mengatakan limbah perusahaan yang mengalir ke sungai, mengakibatkan sumber daya ikan
Warga Takut Jembatan Roboh
Warga Takut Jembatan Roboh Tribun Pontianak | Kamis, Juni 18, 2015 Ketua Nelayan Perempuan Dusun Sungai Putat , Desa Pedalaman, Anita (27), berharap jembatan segera diperbaiki. Sebab saat ini kondisinya sangat memprihatinkan. Tiang penyangga jembatan bukanlah tiang-tiang besi. Hanya 8
Drone: Murah, Mudah, dan Tidak Bohong!

Drone memang memudahkan kerja karena tak membahayakan penggunanya dan mudah diangkut ke mana pun. Semoga masalah sengketa batas wilayah antara penduduk dan industri di Kabupaten Sangau segera terpecahkan dengan hasil pemetaan memakai drone ini. Drone hanya alat. Namun, jika digunakan
Hak Warga yang Terampas

Indonesia sungguh tanah yang kaya. Aneka tambang dan hasil bumi ada di mana-mana. Tak heran, perkebunan dan pertambangan tak kunjung surut bahkan terus berkembang. Ini tentu menggembirakan, tetapi di sisi lain banyak hak penduduk setempat terlukai oleh pesatnya aneka industri
Pansel Tantang Putra Kalbar “Maju Calon Pimpinan KPK”

“Potensi Masyarakat Kalbar untuk bisa terlibat dalam unsur Pimpinan KPK, ada. Kita harap dari kalbar ada yang mencalonkan diri.” NATALIA SUBAGJO (Anggota Pansel KPK) Panitia Selesi (Pansel) calon pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menantang putra-putri terbaik Kalbar untuk mendaftarkan
Koalisi CSO RB Kalbar Menjadi Peserta Dalam Jambore Nasional Reformasi Birokrasi

Jambore Reformasi Birokrasi yang dilaksanakan selama tiga hari (3-5/6), Hotel Millenium, Jakarta, diikuti sebanyak 200 orang dari 13 Kabupaten dan Kota se-Indonesia. Peserta yang hadir terdiri dari (1) Pemerintah kabupaten/kota yang menjadi daerah pilot program RTRC-Kemitraan; (2) Organisasi masyarakat sipil
Pelatihan Pertanian Keberlanjutan Bagi Fasilitator Petani Serumpun

“Untuk penggerek batang padi itu ada lima jenis. Yang paling sering ada di daerah kita. Ada penggerek batang kuning, putih, bergaris, mengkilat dan merah jambu. Mengapa dikatakan Penggerek batang karena memang hidupnya itu didalam batang. Ini yang sulit karena masuk
Praktik dan Pengelolaan Lahan Berkelanjutan Penyangga Sektor Pertanian

Seminar Sehari “Mendorong Praktek Pengelolaan Lahan berkelanjutan” Sambas – Sektor pertanian merupakan sektor penting dalam menyediakan bahan pangan dan menyerap tenaga kerja terbesar di Indonesia. Tetapi, perubahan iklim yang mempengaruhi kenaikan suhu dan perubahan curah hujan membawa dampak negatif bagi
Pojok Diskusi “Mendorong Desa Swandiri”

Pontianak – Diskusi ringan dengan tema “Membangun Desa Swandiri” menghadirkan Abdur Rozaki, Peneliti Institute for Research and Empowerment (IRE) Yogya, Kantor Swandiri Institute (13/5). Kegiatan yang dihadiri penggiat Gemawan dimulai pukul 15.00. Diawali dengan harapan diskusi yang disampaikan Laili Khairnur.
