Skip to content
Gemawan

Lembaga Gemawan

Masyarakat Swadaya dan Mandiri

Menu

  • Home
  • News
    • Pemberdayaan Perempuan
    • Pembangunan Berbasis Masyarakat
    • Sumberdaya Alam
    • Pengembangan Ekonomi
    • Tata Kelola
  • Publikasi
    • Kabar Gemawan
    • Laporan
    • Opini
    • Buku
    • Pernyataan Sikap
  • Spasial
    • Dashboard Perhutanan Sosial
  • Tentang
    • Tim
    • Program & Aktivitas
    • Wilayah Aktivitas
  • Inovasi
    • LESTARI
    • PERSADA
    • SIGAP
  • Pengaduan
    • Prosedur Pengaduan
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English Version

Opini

Tenun Lunggi dan Perempuan Sambas, Kisah Sulaman Emas yang Terus Bersinar

Perempuan Sambas Penenun Sejarah dengan Tenun Lunggi Tenun Tradisional

Tenun lunggi, yang juga dikenal sebagai tenun emas Sambas, telah ada sejak masa Kesultanan Sambas di era Sultan Muhammad Tsjafioeddin I, sekitar tiga abad lalu. Kain ini terkenal dengan motifnya yang kaya akan simbol alam, seperti lanskap, benda langit, binatang,

admin June 23, 2025June 22, 2025 Opini Baca Selengkapnya

16 Tahun Serumpun: Perempuan Menata Kemandirian

16 Tahun Perempuan Serumpun

Di Desa Penakalan, Kecamatan Sejangkung, Kabupaten Sambas, riuh tawa dan semangat para perempuan menggema. Hari itu, Minggu, 25 Mei 2025, mereka merayakan tonggak perjuangan perempuan di batas negeri. Organisasi Serikat Perempuan Pantai Utara (Serumpun) genap berusia 16 tahun. Usia yang,

admin May 28, 2025May 26, 2025 Feature Baca Selengkapnya

Ketahanan Pangan dari Pekarangan

ketahanan pangan

Gotong royong dalam menanam dan merawat tanaman menjadi simbol ketahanan pangan berbasis komunitas. Dengan menanam sendiri, keluarga merasa lebih aman karena tahu persis asal-usul makanan yang mereka konsumsi. Ketika mendengar istilah sayur organik, yang terlintas di benak kita adalah sayuran

admin May 26, 2025May 23, 2025 Feature Baca Selengkapnya

Air, Perempuan, dan Tantangan Pengelolaan Sumberdaya Alam

Air sumber kehidupan

Air adalah sumberdaya alam (SDA) yang sangat vital bagi kehidupan. Ia menjadi elemen utama dan tak terpisahkan dari keberlangsungan hidup manusia di bumi. Namun, seiring waktu, kondisi sumber daya air di Indonesia terus mengalami kemunduran. Berdasarkan laporan Forestry and Freshwater

admin May 23, 2025May 23, 2025 Opini Baca Selengkapnya

Cerita Rambutan Sawang Menjaga Lokalitas

Kantin Ramadhan Singkawang Perempuan Singkawang Rambutan Sawang

Mimpi Rambutan Sawang jelas: terus berkembang dalam ilmu, wawasan, dan kontribusi sosial. Mereka ingin kantin Ramadan makin maju, bisa membantu lebih banyak warga, dan menjadi garda depan pelestarian kuliner tradisional. “Kalau bukan kami, siapa lagi?” ujar Laila. Di tengah rimbunnya

admin May 20, 2025May 23, 2025 Feature Baca Selengkapnya

Lebang Mandiri: Perempuan yang Menanam Harapan

perempuan petani Sintang

Bagi perempuan petani ini, memang tak semua berjalan mulus. Ada hari ketika hujan mengguyur deras, merusak benih yang baru ditanam. Tapi dari hal itu mereka belajar: kegagalan adalah pupuk untuk tumbuh lebih kuat. Mimpi mereka yang besar mampu menggerakkan para

admin May 15, 2025 Feature Baca Selengkapnya

Bank Sampah Asoka: Menabung Sampah, Memberdayakan Komunitas

Bank Sampah Asoka

Sampah adalah cermin kita. Kalau kita acuh, ia jadi bencana. Tapi kalau dikelola, ia jadi berkah.” — Komunitas Bank Sampah Serumpun Asoka. Di sebuah gang kecil bernama Asoka, Jalan Slamet, Kelurahan Sungai Garam Hilir, Singkawang, ada sekelompok ibu-ibu dan pemuda

admin May 14, 2025May 14, 2025 Feature Baca Selengkapnya

Menyemai Asa Kemandirian Perempuan Desa

așa kemandirian perempuan desa di Sintang

Mereka berharap kisah ini menginspirasi asa kemandirian perempuan di Desa Linggam Permai. “Kami ingin ada lebih banyak perempuan yang berani mencoba. Tak perlu lahan besar—mulai dari pekarangan sendiri pun bisa,” tegas Natalia. Di sudut Desa Linggam Permai, Kabupaten Sintang, sekelompok

admin May 2, 2025May 2, 2025 Lestari, Feature, Persada Baca Selengkapnya

Bank Sampah Serumpun Sejati: Harapan dan Ketegaran

Berkah Sedekah Sampah Bank Sampah Serumpun Sejati

“Kami (bank sampah, red.) tak butuh bantuan besar. Cukup fasilitas sederhana agar sampah tak jadi beban,” Nurpunati, Bank Sampah Serumpun Sejati. Di sudut Jalan H. Basuni, Kelurahan Bukit Batu, Singkawang, Nurpunati telah mengukir kisah luar biasa sejak 2015. Bermula dari

admin April 30, 2025May 2, 2025 Feature Baca Selengkapnya

Perempuan Hebat dari Sambas

Perempuan hebat

“Habis Gelap Terbitlah Terang” — semboyan ini kerap kita dengar saat memperingati Hari Kartini setiap tanggal 21 April. Semangat yang diwariskan R.A. Kartini tidak sekadar soal kesetaraan, tapi juga dorongan bagi perempuan untuk terus belajar, mengembangkan diri, dan berdaya dalam

admin April 25, 2025April 25, 2025 Feature Baca Selengkapnya
  • « Sebelumnya
  • Berikutnya »

Instagram

Menguatkan usaha perempuan, dimulai dari pengelolaan potensi lokal. 🌱

Lembaga Gemawan menggelar Pelatihan Perencanaan Usaha Kecil dan Manajemen Pembukuan Kas Hasil Usaha di Aula Desa Punggur Kecil, pada 29 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 25 perempuan pelaku UMKM setempat.

Selama pelatihan, peserta belajar menyusun rancangan usaha dan mengelola keuangan melalui pembukuan sederhana. Tidak hanya teori, mereka juga diajak praktik langsung membuat rancangan bisnis serta menyusun buku kas usaha.

Melalui kegiatan ini, perempuan di tingkat tapak didorong untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan sekaligus mengoptimalkan potensi sumber daya alam lokal menjadi peluang usaha yang bernilai ekonomi.
•
Follow
Menguatkan usaha perempuan, dimulai dari pengelolaan potensi lokal. 🌱 Lembaga Gemawan menggelar Pelatihan Perencanaan Usaha Kecil dan Manajemen Pembukuan Kas Hasil Usaha di Aula Desa Punggur Kecil, pada 29 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 25 perempuan pelaku UMKM setempat. Selama pelatihan, peserta belajar menyusun rancangan usaha dan mengelola keuangan melalui pembukuan sederhana. Tidak hanya teori, mereka juga diajak praktik langsung membuat rancangan bisnis serta menyusun buku kas usaha. Melalui kegiatan ini, perempuan di tingkat tapak didorong untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan sekaligus mengoptimalkan potensi sumber daya alam lokal menjadi peluang usaha yang bernilai ekonomi.
7 days ago
View on Instagram |
1/9
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
•
Follow
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥 Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan. Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀 📅 23-24 Oktober 2026 Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung! Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY! #ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
3 weeks ago
View on Instagram |
2/9
Halo, orang muda! 👋

Ada kabar baik nih! RE:MAKING SOCIETY kembali hadir di Batch 2! 🎉

RE:MAKING SOCIETY
Inovator Sosial untuk Demokrasi, Hak Asasi Manusia, dan Keadilan Lingkungan

Ruang belajar dan diskusi bagi orang muda untuk memahami demokrasi, HAM, keadilan lingkungan, relasi kuasa, serta gerakan sosial di Indonesia.

📍 Lokasi: Rumah Gesit Borneo, Jl. Ujung Pandang, Pontianak

📅 Tanggal: 23-24 Oktober 2026 (Jumat-Sabtu)

👥 Kuota: Terbatas untuk 15 peserta

⏳ Pendaftaran ditutup: 21 Oktober 2026

Yuk, jadi bagian dari ruang belajar ini untuk bertukar perspektif, berdiskusi, dan membangun gagasan bersama!

🔗 Daftar sekarang: s.id/KelasMuda2

📄 Baca TOR dan jadwal kegiatan: 
s.id/TORKELASMUDA2

Sampai bertemu di kelas! ✊
•
Follow
Halo, orang muda! 👋 Ada kabar baik nih! RE:MAKING SOCIETY kembali hadir di Batch 2! 🎉 RE:MAKING SOCIETY Inovator Sosial untuk Demokrasi, Hak Asasi Manusia, dan Keadilan Lingkungan Ruang belajar dan diskusi bagi orang muda untuk memahami demokrasi, HAM, keadilan lingkungan, relasi kuasa, serta gerakan sosial di Indonesia. 📍 Lokasi: Rumah Gesit Borneo, Jl. Ujung Pandang, Pontianak 📅 Tanggal: 23-24 Oktober 2026 (Jumat-Sabtu) 👥 Kuota: Terbatas untuk 15 peserta ⏳ Pendaftaran ditutup: 21 Oktober 2026 Yuk, jadi bagian dari ruang belajar ini untuk bertukar perspektif, berdiskusi, dan membangun gagasan bersama! 🔗 Daftar sekarang: s.id/KelasMuda2 📄 Baca TOR dan jadwal kegiatan: s.id/TORKELASMUDA2 Sampai bertemu di kelas! ✊
3 weeks ago
View on Instagram |
3/9
Halo, orang muda! 👋

Dibuka pendaftaran kelas:

RE:MAKING SOCIETY
Inovator Sosial untuk Demokrasi, Hak Asasi Manusia, dan Keadilan Lingkungan

Ruang belajar dan diskusi bagi orang muda untuk memahami demokrasi, HAM, keadilan lingkungan, kekuasaan, serta gerakan sosial di Indonesia.

📍 Rumah Gesit Borneo
Jl. Ujung Pandang, Pontianak

📅 Kelas mulai dari tanggal 16-17 November 2026
👥 Terbatas hanya untuk 15 orang
⏳ Pendaftaran ditutup 14 Oktober 2026

Yuk, daftar dan jadi bagian dari ruang belajar ini.

s.id/KelasMuda
•
Follow
Halo, orang muda! 👋 Dibuka pendaftaran kelas: RE:MAKING SOCIETY Inovator Sosial untuk Demokrasi, Hak Asasi Manusia, dan Keadilan Lingkungan Ruang belajar dan diskusi bagi orang muda untuk memahami demokrasi, HAM, keadilan lingkungan, kekuasaan, serta gerakan sosial di Indonesia. 📍 Rumah Gesit Borneo Jl. Ujung Pandang, Pontianak 📅 Kelas mulai dari tanggal 16-17 November 2026 👥 Terbatas hanya untuk 15 orang ⏳ Pendaftaran ditutup 14 Oktober 2026 Yuk, daftar dan jadi bagian dari ruang belajar ini. s.id/KelasMuda
4 weeks ago
View on Instagram |
4/9
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat.

Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan.

Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing.

Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat.

Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan.

Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing.

Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat.

Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan.

Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing.

Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat.

Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan.

Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing.

Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat.

Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan.

Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing.

Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat.

Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan.

Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing.

Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat.

Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan.

Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing.

Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat.

Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan.

Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing.

Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat.

Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan.

Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing.

Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
•
Follow
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat. Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan. Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing. Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama. Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
1 month ago
View on Instagram |
5/9
Kabut asap menjadi pengingat bahwa banyak masyarakat masih terdampak dan terus berjuang memastikan ruang penghidupan mereka tetap aman.

Di beberapa wilayah, titik api mulai mereda. Hujan juga mulai turun. Namun, pulihnya langit bukan berarti semuanya selesai.

Di baliknya, ada rumah, lahan, sumber air, aktivitas warga, dan ruang hidup yang perlu dipulihkan setelah kebakaran hutan dan lahan.

Pemulihan membutuhkan waktu. Dan dukungan dari kita dapat menjadi bagian dari proses itu.

Segala bentuk bantuan, sekecil apa pun, dapat membantu masyarakat dalam menghadapi dampak dan memulihkan ruang penghidupan mereka pascakarhutla.

Donasi dapat disalurkan melalui:
BNI 1980045120
a.n. Perkumpulan Gemawan

Konfirmasi donasi:
+62 896-9329-7519
•
Follow
Kabut asap menjadi pengingat bahwa banyak masyarakat masih terdampak dan terus berjuang memastikan ruang penghidupan mereka tetap aman. Di beberapa wilayah, titik api mulai mereda. Hujan juga mulai turun. Namun, pulihnya langit bukan berarti semuanya selesai. Di baliknya, ada rumah, lahan, sumber air, aktivitas warga, dan ruang hidup yang perlu dipulihkan setelah kebakaran hutan dan lahan. Pemulihan membutuhkan waktu. Dan dukungan dari kita dapat menjadi bagian dari proses itu. Segala bentuk bantuan, sekecil apa pun, dapat membantu masyarakat dalam menghadapi dampak dan memulihkan ruang penghidupan mereka pascakarhutla. Donasi dapat disalurkan melalui: BNI 1980045120 a.n. Perkumpulan Gemawan Konfirmasi donasi: +62 896-9329-7519
1 month ago
View on Instagram |
6/9
Donasi yang terkumpul merupakan akumulasi dari kegiatan penggalangan dana dan sumbangan yang disalurkan langsung melalui rekening Gemawan. Donasi ini akan disalurkan untuk mendukung kebutuhan warga dan tim relawan yang terdampak karhutla.

Terima kasih sebesar-besarnya kepada setiap orang yang telah menyisihkan waktu, tenaga, dan rezekinya untuk ikut membantu. Setiap bantuan yang diberikan, berapa pun jumlahnya, sangat berarti dan menjadi bagian dari upaya bersama untuk melewati situasi ini.

Bagi yang masih ingin berdonasi, bantuan dapat disalurkan melalui:

Bank BNI
Rekening: 1980045120
a.n. Perkumpulan Gemawan

Sekali lagi, terima kasih atas kepercayaan, kepedulian, dan dukungan yang telah diberikan. Semoga kebaikan yang teman-teman berikan dapat sampai kepada mereka yang membutuhkan.
•
Follow
Donasi yang terkumpul merupakan akumulasi dari kegiatan penggalangan dana dan sumbangan yang disalurkan langsung melalui rekening Gemawan. Donasi ini akan disalurkan untuk mendukung kebutuhan warga dan tim relawan yang terdampak karhutla. Terima kasih sebesar-besarnya kepada setiap orang yang telah menyisihkan waktu, tenaga, dan rezekinya untuk ikut membantu. Setiap bantuan yang diberikan, berapa pun jumlahnya, sangat berarti dan menjadi bagian dari upaya bersama untuk melewati situasi ini. Bagi yang masih ingin berdonasi, bantuan dapat disalurkan melalui: Bank BNI Rekening: 1980045120 a.n. Perkumpulan Gemawan Sekali lagi, terima kasih atas kepercayaan, kepedulian, dan dukungan yang telah diberikan. Semoga kebaikan yang teman-teman berikan dapat sampai kepada mereka yang membutuhkan.
2 months ago
View on Instagram |
7/9
Bantuan Air Bersih (Batch 2) Kamis, 17 September  2026

Bagi warga yang membutuhkan air bersih, tersedia bantuan air bersih yang dapat diambil di Rumah Gesit Borneo.

📍 Lokasi pengambilan: Rumah Gesit Borneo
💧 Persediaan terbatas, selama stok masih tersedia.

Air tetap perlu dimasak untuk terhindari dari paparan bakteri.

Silakan datang dan ambil sesuai kebutuhan. Semoga bantuan ini dapat membantu warga yang sedang menghadapi kondisi kekeringan.
•
Follow
Bantuan Air Bersih (Batch 2) Kamis, 17 September 2026 Bagi warga yang membutuhkan air bersih, tersedia bantuan air bersih yang dapat diambil di Rumah Gesit Borneo. 📍 Lokasi pengambilan: Rumah Gesit Borneo 💧 Persediaan terbatas, selama stok masih tersedia. Air tetap perlu dimasak untuk terhindari dari paparan bakteri. Silakan datang dan ambil sesuai kebutuhan. Semoga bantuan ini dapat membantu warga yang sedang menghadapi kondisi kekeringan.
2 months ago
View on Instagram |
8/9
Bantuan Air Bersih

Bagi warga yang membutuhkan air bersih, tersedia bantuan air bersih yang dapat diambil di Rumah Gesit Borneo.

📍 Lokasi pengambilan: Rumah Gesit Borneo
💧 Persediaan terbatas, selama stok masih tersedia.

Silakan datang dan ambil sesuai kebutuhan. Semoga bantuan ini dapat membantu warga yang sedang menghadapi kondisi kekeringan.
•
Follow
Bantuan Air Bersih Bagi warga yang membutuhkan air bersih, tersedia bantuan air bersih yang dapat diambil di Rumah Gesit Borneo. 📍 Lokasi pengambilan: Rumah Gesit Borneo 💧 Persediaan terbatas, selama stok masih tersedia. Silakan datang dan ambil sesuai kebutuhan. Semoga bantuan ini dapat membantu warga yang sedang menghadapi kondisi kekeringan.
2 months ago
View on Instagram |
9/9
View on Instagram

Collab!

Rumah Gesit Gemawan

Jl. Ujung Pandang No. 89
Pontianak | Kalimantan Barat | Indonesia
Telp.: (+62561)5628041
E-mail: info[at]gemawan.org
Pengaduan: lapor[at]gemawan.org

Connect!

Create!

PERSADA
LESTARI
SIGAP
#BorneoMangroveAction
SIGMA
Hak Cipta © 2026 Lembaga Gemawan. All rights reserved. Theme: Spacious by ThemeGrill. Powered by: WordPress
  • English
  • Indonesia