Skip to content
Gemawan

Lembaga Gemawan

Self-Sufficient and Independent Society

Menu

  • Home
  • News
    • Women Empowerment
    • Community Based Development
    • Natural Resource
    • Economic Development
    • Good Governance
  • Publication
    • Report
    • Opinion
    • Position Statement
    • Book
  • Spatial
    • Social Forestry Dashboard
  • About
    • Team
    • Programme & Activities
  • Innovation
    • LESTARI
    • PERSADA
    • SIGAP
  • English Version
    • Bahasa Indonesia
    • English Version

Author: admin

Women’s Farmer Group “Alamanda”, Having Great Harvest in Singkawang

Panen Raya panen padi

Gemawan News- Happiness and joy adorn the smiles of Alamanda Women’s Farmer Group, when they saw the yields of the experimental demonstration plots implemented in Semelagi Village, Singkawang City Tuesday (4/10/2016).   Alamanda group is an assisted group from Gemawan

admin October 10, 2016February 16, 2023 Community Based Development, News, Women Empowerment Read more

Handicraft Products of Sejangkung Village Orchid Women’s Group are Increasingly Rising

Handicraft Products Hasil Kerajinan Tangan

Gemawan News- Routine activities of women’s group assistance in preserving art cultural values in the community of Sambas Regency became a priority for gender activities and truggles conducted by Gemawan, in Sekuduk Village, (8/10/2016). Assistance to women’s groups in the

admin October 10, 2016February 16, 2023 Community Based Development, Natural Resource, News, Women Empowerment Read more

School of Village Women in Sambas More Exist

School of Village Women Sekolah Desa Perempuan

The Village Field School in Sambas is more proactive in fighting for gender justice for the village women’s group, with the theme “Gender Mainstreaming” conducted in Penakalan Village, Monday (26/9/2016).   Penakalan Village is the target village of Gemawan’s effort

admin October 10, 2016February 16, 2023 Community Based Development, Natural Resource, News, Women Empowerment Read more

Sambas Department of Agriculture Admires Organic Vegetable Garden of Women’s Farmer Group (KWT) Sinar Pagi

Kebun Sayur Organik

The collaboration committed between Sinar Pagi Farmer Group and Sambas Regency Department of Agriculture in the field of Organic Gardens through Organic Village Program which has been runing for 3 months made the office amazed by the results of the

admin October 4, 2016February 22, 2023 Natural Resource, News, Women Empowerment Read more

Gemawan Initiates Anti-Corruption School in West Kalimantan

Gemawan Initiates Anti-Corruption School in West Kalimantan

Gemawan News– Gemawan held Anti-Corruption School abbreviated as SAKsi coordinated by a Legal Expert Staff of Gemawan, Sri Haryanti, located at the Office Hall of the Swandiri Institute, on Jalan Dr. Wahidin Gang Silva Jaya Number 3. It was attended

admin September 24, 2016February 16, 2023 Good Governance, Headline, News Read more

SAKsi Agenda of Gemawan, Officially Opened by Secretary General of TI Indonesia

Agenda SAKsi

Gemawan News-Anti-Corruption School was held by Gemawan coordinated by Sri Haryanti, an Expert Legal Staff of Gemawan, in the Office Hall of Swandiri Institute, which was directly opened by the Secretary General of Transparency International (TI) Indonesia, Dadang Trisasongko, (Wednesday/21/9/2016).

admin September 24, 2016February 16, 2023 Good Governance, Headline, News Read more

ICW Trains Students of SAKsi in Corruption Case Investigations

Corruption Case Investigations

Gemawan News – Indonesia Corruption Watch (ICW), Abid, who is in the Monitoring and Investigation Division, trained the participants of Anti-Corruption School related to Investigation process, in the Office Hall of Swandiri Institute, organized by Gemawan, coordinated by Sri HARYANTI,

admin September 24, 2016February 16, 2023 Good Governance, Headline, News Read more

Participants of SAKsi Ready to Monitor Judges in West Kalimantan

Hakim Di Kalbar

School of Anti-Corruption which was led by the Legal Expert Staff of Gemawan, Sri Haryanti, who is Head of the SAKsi School with her daily nickname Anti, continued the training agenda with the participants of study class held at the

admin September 23, 2016February 22, 2023 Good Governance, Headline, News Read more

SAksi “Trains Participants to Review APBD”

Review APBD bedah APBD

School of Anti-Corruption continued the training on the next material. The material which would be discussed was related to Corruption on Budgeting Sector (APBN/APBD/Village Fund), which was held at the Office of Swandiri Institute, at 15.00 – 17.30 WIB, on

admin September 23, 2016February 16, 2023 Good Governance, News Read more

Second Day of Anti-Corruption School “Investigative Journalist”

Second Day of Anti-Corruption School “Investigative Journalist”

Gemawan News. Anti-Corruption School, abbreviated as SAKsi, was held at the office of Swandiri Institute, September 21-24, 2016.   The second day of Anti-Corruption School was more focused on the knowledge related to the practice and potential of corruption in strategic

admin September 23, 2016February 16, 2023 Good Governance, News Read more
  • « Previous
  • Next »

Instagram

Menguatkan usaha perempuan, dimulai dari pengelolaan potensi lokal. 🌱

Lembaga Gemawan menggelar Pelatihan Perencanaan Usaha Kecil dan Manajemen Pembukuan Kas Hasil Usaha di Aula Desa Punggur Kecil, pada 29 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 25 perempuan pelaku UMKM setempat.

Selama pelatihan, peserta belajar menyusun rancangan usaha dan mengelola keuangan melalui pembukuan sederhana. Tidak hanya teori, mereka juga diajak praktik langsung membuat rancangan bisnis serta menyusun buku kas usaha.

Melalui kegiatan ini, perempuan di tingkat tapak didorong untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan sekaligus mengoptimalkan potensi sumber daya alam lokal menjadi peluang usaha yang bernilai ekonomi.
•
Follow
Menguatkan usaha perempuan, dimulai dari pengelolaan potensi lokal. 🌱 Lembaga Gemawan menggelar Pelatihan Perencanaan Usaha Kecil dan Manajemen Pembukuan Kas Hasil Usaha di Aula Desa Punggur Kecil, pada 29 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 25 perempuan pelaku UMKM setempat. Selama pelatihan, peserta belajar menyusun rancangan usaha dan mengelola keuangan melalui pembukuan sederhana. Tidak hanya teori, mereka juga diajak praktik langsung membuat rancangan bisnis serta menyusun buku kas usaha. Melalui kegiatan ini, perempuan di tingkat tapak didorong untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan sekaligus mengoptimalkan potensi sumber daya alam lokal menjadi peluang usaha yang bernilai ekonomi.
1 hour ago
View on Instagram |
1/9
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
•
Follow
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥 Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan. Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀 📅 23-24 Oktober 2026 Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung! Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY! #ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
2 weeks ago
View on Instagram |
2/9
Halo, orang muda! 👋

Ada kabar baik nih! RE:MAKING SOCIETY kembali hadir di Batch 2! 🎉

RE:MAKING SOCIETY
Inovator Sosial untuk Demokrasi, Hak Asasi Manusia, dan Keadilan Lingkungan

Ruang belajar dan diskusi bagi orang muda untuk memahami demokrasi, HAM, keadilan lingkungan, relasi kuasa, serta gerakan sosial di Indonesia.

📍 Lokasi: Rumah Gesit Borneo, Jl. Ujung Pandang, Pontianak

📅 Tanggal: 23-24 Oktober 2026 (Jumat-Sabtu)

👥 Kuota: Terbatas untuk 15 peserta

⏳ Pendaftaran ditutup: 21 Oktober 2026

Yuk, jadi bagian dari ruang belajar ini untuk bertukar perspektif, berdiskusi, dan membangun gagasan bersama!

🔗 Daftar sekarang: s.id/KelasMuda2

📄 Baca TOR dan jadwal kegiatan: 
s.id/TORKELASMUDA2

Sampai bertemu di kelas! ✊
•
Follow
Halo, orang muda! 👋 Ada kabar baik nih! RE:MAKING SOCIETY kembali hadir di Batch 2! 🎉 RE:MAKING SOCIETY Inovator Sosial untuk Demokrasi, Hak Asasi Manusia, dan Keadilan Lingkungan Ruang belajar dan diskusi bagi orang muda untuk memahami demokrasi, HAM, keadilan lingkungan, relasi kuasa, serta gerakan sosial di Indonesia. 📍 Lokasi: Rumah Gesit Borneo, Jl. Ujung Pandang, Pontianak 📅 Tanggal: 23-24 Oktober 2026 (Jumat-Sabtu) 👥 Kuota: Terbatas untuk 15 peserta ⏳ Pendaftaran ditutup: 21 Oktober 2026 Yuk, jadi bagian dari ruang belajar ini untuk bertukar perspektif, berdiskusi, dan membangun gagasan bersama! 🔗 Daftar sekarang: s.id/KelasMuda2 📄 Baca TOR dan jadwal kegiatan: s.id/TORKELASMUDA2 Sampai bertemu di kelas! ✊
2 weeks ago
View on Instagram |
3/9
Halo, orang muda! 👋

Dibuka pendaftaran kelas:

RE:MAKING SOCIETY
Inovator Sosial untuk Demokrasi, Hak Asasi Manusia, dan Keadilan Lingkungan

Ruang belajar dan diskusi bagi orang muda untuk memahami demokrasi, HAM, keadilan lingkungan, kekuasaan, serta gerakan sosial di Indonesia.

📍 Rumah Gesit Borneo
Jl. Ujung Pandang, Pontianak

📅 Kelas mulai dari tanggal 16-17 November 2026
👥 Terbatas hanya untuk 15 orang
⏳ Pendaftaran ditutup 14 Oktober 2026

Yuk, daftar dan jadi bagian dari ruang belajar ini.

s.id/KelasMuda
•
Follow
Halo, orang muda! 👋 Dibuka pendaftaran kelas: RE:MAKING SOCIETY Inovator Sosial untuk Demokrasi, Hak Asasi Manusia, dan Keadilan Lingkungan Ruang belajar dan diskusi bagi orang muda untuk memahami demokrasi, HAM, keadilan lingkungan, kekuasaan, serta gerakan sosial di Indonesia. 📍 Rumah Gesit Borneo Jl. Ujung Pandang, Pontianak 📅 Kelas mulai dari tanggal 16-17 November 2026 👥 Terbatas hanya untuk 15 orang ⏳ Pendaftaran ditutup 14 Oktober 2026 Yuk, daftar dan jadi bagian dari ruang belajar ini. s.id/KelasMuda
3 weeks ago
View on Instagram |
4/9
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat.

Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan.

Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing.

Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat.

Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan.

Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing.

Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat.

Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan.

Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing.

Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat.

Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan.

Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing.

Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat.

Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan.

Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing.

Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat.

Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan.

Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing.

Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat.

Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan.

Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing.

Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat.

Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan.

Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing.

Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat.

Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan.

Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing.

Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
•
Follow
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat. Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan. Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing. Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama. Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
4 weeks ago
View on Instagram |
5/9
Kabut asap menjadi pengingat bahwa banyak masyarakat masih terdampak dan terus berjuang memastikan ruang penghidupan mereka tetap aman.

Di beberapa wilayah, titik api mulai mereda. Hujan juga mulai turun. Namun, pulihnya langit bukan berarti semuanya selesai.

Di baliknya, ada rumah, lahan, sumber air, aktivitas warga, dan ruang hidup yang perlu dipulihkan setelah kebakaran hutan dan lahan.

Pemulihan membutuhkan waktu. Dan dukungan dari kita dapat menjadi bagian dari proses itu.

Segala bentuk bantuan, sekecil apa pun, dapat membantu masyarakat dalam menghadapi dampak dan memulihkan ruang penghidupan mereka pascakarhutla.

Donasi dapat disalurkan melalui:
BNI 1980045120
a.n. Perkumpulan Gemawan

Konfirmasi donasi:
+62 896-9329-7519
•
Follow
Kabut asap menjadi pengingat bahwa banyak masyarakat masih terdampak dan terus berjuang memastikan ruang penghidupan mereka tetap aman. Di beberapa wilayah, titik api mulai mereda. Hujan juga mulai turun. Namun, pulihnya langit bukan berarti semuanya selesai. Di baliknya, ada rumah, lahan, sumber air, aktivitas warga, dan ruang hidup yang perlu dipulihkan setelah kebakaran hutan dan lahan. Pemulihan membutuhkan waktu. Dan dukungan dari kita dapat menjadi bagian dari proses itu. Segala bentuk bantuan, sekecil apa pun, dapat membantu masyarakat dalam menghadapi dampak dan memulihkan ruang penghidupan mereka pascakarhutla. Donasi dapat disalurkan melalui: BNI 1980045120 a.n. Perkumpulan Gemawan Konfirmasi donasi: +62 896-9329-7519
1 month ago
View on Instagram |
6/9
Donasi yang terkumpul merupakan akumulasi dari kegiatan penggalangan dana dan sumbangan yang disalurkan langsung melalui rekening Gemawan. Donasi ini akan disalurkan untuk mendukung kebutuhan warga dan tim relawan yang terdampak karhutla.

Terima kasih sebesar-besarnya kepada setiap orang yang telah menyisihkan waktu, tenaga, dan rezekinya untuk ikut membantu. Setiap bantuan yang diberikan, berapa pun jumlahnya, sangat berarti dan menjadi bagian dari upaya bersama untuk melewati situasi ini.

Bagi yang masih ingin berdonasi, bantuan dapat disalurkan melalui:

Bank BNI
Rekening: 1980045120
a.n. Perkumpulan Gemawan

Sekali lagi, terima kasih atas kepercayaan, kepedulian, dan dukungan yang telah diberikan. Semoga kebaikan yang teman-teman berikan dapat sampai kepada mereka yang membutuhkan.
•
Follow
Donasi yang terkumpul merupakan akumulasi dari kegiatan penggalangan dana dan sumbangan yang disalurkan langsung melalui rekening Gemawan. Donasi ini akan disalurkan untuk mendukung kebutuhan warga dan tim relawan yang terdampak karhutla. Terima kasih sebesar-besarnya kepada setiap orang yang telah menyisihkan waktu, tenaga, dan rezekinya untuk ikut membantu. Setiap bantuan yang diberikan, berapa pun jumlahnya, sangat berarti dan menjadi bagian dari upaya bersama untuk melewati situasi ini. Bagi yang masih ingin berdonasi, bantuan dapat disalurkan melalui: Bank BNI Rekening: 1980045120 a.n. Perkumpulan Gemawan Sekali lagi, terima kasih atas kepercayaan, kepedulian, dan dukungan yang telah diberikan. Semoga kebaikan yang teman-teman berikan dapat sampai kepada mereka yang membutuhkan.
2 months ago
View on Instagram |
7/9
Bantuan Air Bersih (Batch 2) Kamis, 17 September  2026

Bagi warga yang membutuhkan air bersih, tersedia bantuan air bersih yang dapat diambil di Rumah Gesit Borneo.

📍 Lokasi pengambilan: Rumah Gesit Borneo
💧 Persediaan terbatas, selama stok masih tersedia.

Air tetap perlu dimasak untuk terhindari dari paparan bakteri.

Silakan datang dan ambil sesuai kebutuhan. Semoga bantuan ini dapat membantu warga yang sedang menghadapi kondisi kekeringan.
•
Follow
Bantuan Air Bersih (Batch 2) Kamis, 17 September 2026 Bagi warga yang membutuhkan air bersih, tersedia bantuan air bersih yang dapat diambil di Rumah Gesit Borneo. 📍 Lokasi pengambilan: Rumah Gesit Borneo 💧 Persediaan terbatas, selama stok masih tersedia. Air tetap perlu dimasak untuk terhindari dari paparan bakteri. Silakan datang dan ambil sesuai kebutuhan. Semoga bantuan ini dapat membantu warga yang sedang menghadapi kondisi kekeringan.
2 months ago
View on Instagram |
8/9
Bantuan Air Bersih

Bagi warga yang membutuhkan air bersih, tersedia bantuan air bersih yang dapat diambil di Rumah Gesit Borneo.

📍 Lokasi pengambilan: Rumah Gesit Borneo
💧 Persediaan terbatas, selama stok masih tersedia.

Silakan datang dan ambil sesuai kebutuhan. Semoga bantuan ini dapat membantu warga yang sedang menghadapi kondisi kekeringan.
•
Follow
Bantuan Air Bersih Bagi warga yang membutuhkan air bersih, tersedia bantuan air bersih yang dapat diambil di Rumah Gesit Borneo. 📍 Lokasi pengambilan: Rumah Gesit Borneo 💧 Persediaan terbatas, selama stok masih tersedia. Silakan datang dan ambil sesuai kebutuhan. Semoga bantuan ini dapat membantu warga yang sedang menghadapi kondisi kekeringan.
2 months ago
View on Instagram |
9/9
View on Instagram

Collab!

Rumah Gesit Gemawan

Jl. Ujung Pandang No. 89
Pontianak | Kalimantan Barat | Indonesia
Telp.: (+62561)5628041
E-mail: info[at]gemawan.org
Pengaduan: lapor[at]gemawan.org

Connect!

Create!

PERSADA
LESTARI
SIGAP
#BorneoMangroveAction
SIGMA
Copyright © 2026 Lembaga Gemawan. All rights reserved. Theme: Spacious by ThemeGrill. Powered by: WordPress