Kantin Ramadhan Singkawang Perempuan Singkawang

Kelompok Serumpun Rambut Sawang, Kelurahan Setapuk, Kota Singkawang, merupakan salah satu kelompok perempuan mitra Gemawan. Berbagai aktivitas dan pendampingan dilakukan bersama kelompok ini untuk meningkatkan kapasitas anggota dan membangun kemandirian kelompok. Setelah 20 tahun terbentuk, Kelompok Rambutan Sawang telah melakukan 2 agenda rutin tahunan selama 12 tahun terakhir yang dilaksanakan selama Ramadhan. Kegiatan tersebut adalah pembagian paket bahan makanan pokok dan kantin Ramadhan.

Pada Rabu (06/04), sebanyak 15 paket sembako diserahkan Kelompok Perempuan Rambutan Sawang untuk masyarakat marjinal di sekitar Kelurahan Setapuk. “Alhamdulillah, kami masih bisa berbagi dengan masyarakat sekitar, meskipun jumlahnya tak banyak. Semoga paket ini bisa bermanfaat bagi penerima,” ujar Laila, Ketua Kelompok Rambutan Sawang. 

Baca juga: Berbagi Berkah Sedekah Sampah untuk Kaum Lemah, Serumpun Sejati Sambut Ramadhan

Laila menerangkan, paket ini terdiri dari beras, susu, gula, dan minyak goreng. “Dana untuk pembelian paket sembako ini berasal dari urunan rutin anggota yang dikumpulkan sepanjang 12 bulan, serta uang kas pertemuan rutin kelompok yang disisihkan sebagian,” ucapnya menjelaskan sumber pendanaan yang digunakan untuk aktivitas rutin mereka. 

Kantin Ramadhan; Menguatkan Perempuan dan Komunitas

Kantin Ramadhan SingkawangKegiatan rutin tahunan lain yang dilakukan kelompok ini yaitu membuka Kantin Ramadhan. Kegiatan ini, jelas Laila, bertujuan untuk membantu anggota meningkatkan ekonominya dan masyarakat sekitar. “Hampir seluruh anggota kelompok Rambutan Sawang memiliki keahlian membuat kue sehingga memunculkan ide untuk membuat kantin Ramadhan ini,” paparnya. Ramadhan kali ini, sekitar 40 orang yang menitipkan kue dan minuman di kantin ini, bertambah dari tahun lalu sekitar 30 orang.

Julianti, anggota kelompok, mengatakan bahwa ia sudah ikut menitipkan kue sejak Kantin Ramadhan Serumpun berdiri. “Alhamdulillah, keuntungan dari jualan kue di bulan Ramadhan ini selalu bisa membantu saya untuk persiapan lebaran,” katanya.

Baca juga: Sedekah Sampah di Singkawang Inisiasi 3 Kelompok Serumpun

Setiap hari, ada 3 orang yang bertugas menunggu kantin Ramadhan mulai pukul 10.00 WIB. Tak jarang, suami atau anak mereka yang menggantikan pada saat piket. “Kalau pagi hari, kami biasanya bergantian menunggu pelanggan menitipkan kue. Kecuali kalau sudah sore dan ramai, yang piket hari itu tetap berkumpul, ujar RIni, juga anggota kelompok. Rini menjelaskan, biasanya mereka baru pulang ke rumah menjelang Isya. 

Hasil jasa penitipan kue ini nantinya akan dibagikan kepada 16 anggota yang ikut menjaga kantin. Pembagian hasil itu dilakukan pada akhir Ramadhan untuk membantu persiapan anggota menyambut Hari Raya Idul Fitri. “Biasanya, anggota bisa mendapatkan keuntungan sekitar Rp200.000 hingga Rp300.000 per orang,” tutupnya. (WT)

 

Berbagi Sembako dan Kantin Ramadhan: 12 Tahun Resiliensi Para Perempuan di Singkawang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.