Asesmen Komoditas, Langkah Penguatan Petani Kalbar

gudang bank sampah singkawang asesmen komoditas

Asesmen komoditas pertanian yang dimulai sejak Januari ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi komoditas unggulan yang dapat dikembangkan lebih lanjut oleh komunitas petani. Target penyelesaian asesmen dijadwalkan pada Maret, dengan hasil yang diharapkan mampu memberikan arah strategis dalam penguatan petani komoditas

FGD Penanganan Karhutla dan Launching Laporan Asesmen di Dua Kabupaten

FGD Karhutla Kalbar

Gemawan melangsungkan Focus Group Disscusion (FGD) Inisiatif Pencegahan dan Pengelolaan Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla) , khususnya di wilayah gambut. Kegiatan bertujuan membangun kolaborasi dan komitmen para pihak pemangku kepentingan, khususnya pemerintah kabupaten, organisasi non-pemerintah, pemerintah desa, kelompok Masyarakat Peduli

Perempuan Sadaniang: Penjaga Tradisi, Alam, dan Kehidupan

Perempuan Sadaniang

β€œKepemimpinan dan pengorganisasian saling berkaitan erat dengan isu gender. Perempuan di Sadaniang perlu memahami konsep gender agar dapat memperkuat peran mereka, baik di keluarga maupun komunitas”.   Perempuan adat di Kecamatan Sadaniang, Kabupaten Mempawah, mendapat kesempatan untuk memperkuat kemandirian dan

Hadapi Karhutla, Gemawan Kolaborasi Latih MPA di Mempawah

Pelatihan Karhutla

Titik panas mulai bermunculan diΒ KalimantanΒ Barat. Hal itu berpotensi memicu Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), apalagi cuaca sebagian daerah diΒ KalimantanΒ BaratΒ terpantau cukup panas. BMKG Stasiun Klimatologi Supadio Pontianak mendata sebaran titik panas pada beberapa daerah diΒ Kalbar. Sebaran hotspot tersebut dideteksi dengan memakai

Cegah Karhutla, Gemawan Kolaborasi Perkuat MPA di Mempawah

Cegah Karhutla Mempawah, Latih MPA

MasyarakatΒ PeduliΒ ApiΒ (MPA) DesaΒ AntibarΒ dan DesaΒ SejegiΒ KecamatanΒ MempawahΒ Timur, KabupatenΒ Mempawah mendapatkan pelatihan penanganan karhutla (kebakaran hutan dan lahan)Β yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, keterampilan, dan keahlian masyarakat dalam pencegahan, penanganan, serta pemulihan pasca kebakaran. Kegiatan yang dilaksanakan di DesaΒ AntibarΒ itu berlangsung selama 3 hari yakni pada 2 Juli