Skip to content
Gemawan

Lembaga Gemawan

Self-Sufficient and Independent Society

Menu

  • Home
  • News
    • Women Empowerment
    • Community Based Development
    • Natural Resource
    • Economic Development
    • Good Governance
  • Publication
    • Report
    • Opinion
    • Position Statement
    • Book
  • Spatial
    • Social Forestry Dashboard
  • About
    • Team
    • Programme & Activities
  • Innovation
    • LESTARI
    • PERSADA
    • SIGAP
  • English Version
    • Bahasa Indonesia
    • English Version

Mempawah

Mempawah Mangroves: The Dynamics of Borneo’s Coastal Shield (2018-2024)

Sebaran mangrove Mempawah 2024

The condition of Mempawah’s mangroves reveals a tale of two realities: on one hand, grassroots conservation efforts have revived optimism; on the other, relentless development continues to erode what remains of this vital ecosystem. The mangrove forests of Mempawah stretch

admin October 13, 2025October 27, 2025 Feature Read more

Strengthening Local Farmers in Mempawah

Petani lokal mempawah

Dozens of local farmers from Segedong and Jongkat Subdistricts, Mempawah Regency, participated in a Farm Business Management Training for Commodity-Based Farmer Networks on September 8–9, 2025, held at the Peniti Besar Village Office. Participants came from five villages: Peniti Dalam

admin September 12, 2025October 26, 2025 Economic Development, Headline, Natural Resource, News Read more

Strategic Communication: Mobilizing Generation Z to Protect Mangroves

Komunikasi strategis & Sosialisasi Love Mangrove di Mempawah

Strategic communication is understood as a series of planned communication efforts designed to achieve organizational goals. According to Estaswara (2021), strategic communication is a continuous process that occurs among communication actors — individuals, groups, or organizations — to build a

admin July 29, 2025October 26, 2025 Opinion Read more

Jaring PEDAS: A Commodity Farmers’ Network Uniting 11 Villages in Mempawah

Petani Komoditas Mempawah

In an effort to strengthen community participation in local commodity-based economic movements, farmers from 11 villages in Mempawah Regency have agreed to establish the Commodity Farmers Network (Jaring PEDAS). The agreement was reached at the conclusion of a workshop organized

admin June 30, 2025October 26, 2025 Community Based Development, Natural Resource, News Read more

Commodity Assessment: Strengthening Farmers in West Kalimantan

gudang bank sampah singkawang asesmen komoditas

Gemawan remains committed to strengthening local commodity farmers as part of its mission to promote community sustainability and economic independence. Currently, Gemawan is conducting a commodity assessment across six regencies and cities in West Kalimantan — Sambas, Singkawang, Mempawah, Sintang,

admin March 6, 2025October 28, 2025 Community Based Development, Economic Development, Natural Resource, News Read more

FGD on Peatland Fire Management and Launching of Assessment Report in Two Regencies

FGD Karhutla Kalbar

Gemawan organized a Focus Group Discussion (FGD) on Community-Based Initiatives for the Prevention and Management of Forest and Land Fires (Karhutla), with a special focus on peatland areas in West Kalimantan. The discussions, held on February 25–26, 2025, in Mempawah

admin February 27, 2025October 27, 2025 Good Governance, Natural Resource, News Read more

Women of Sadaniang: Guardians of Tradition, Nature, and Life

Perempuan Sadaniang

“Leadership and community organizing are deeply intertwined with gender issues.Women in Sadaniang need to understand the concept of gender in order to strengthen their roles—both in their families and within their communities.” Revitalizing Indigenous Women’s Leadership In the Sadaniang Subdistrict

admin November 24, 2024October 27, 2025 Headline, Natural Resource, News, Women Empowerment Read more

Gemawan Facilitates Transfer of Bang PeSoNa Program for KUPS in Mempawah

Bang Pesona | Bantuan untuk KUPS Perhutanan Sosial

Friday (9/4), Gemawan Association facilitated the transfer of plant seeds to LPHD Bumbun and KUPS Rajak Binua Bumu’nt. This activity was carried out in Bumbun Village, Sadaniang District, Mempawah Regency. According to Lani Ardiansyah, an activist of Gemawan, the transfer

admin July 5, 2021March 16, 2022 Community Based Development, News No Comments Read more

Gemawan Holds Workshop on Building Home Garden: Adaptation Effort in COVID-19 Pandemic

Home Garden

Various efforts have been made to reduce the impact of the COVID-19 pandemic which has been present since 2020. The social restrictions set as a step to break the chain of the spread of COVID-19, on the one hand, have

admin June 16, 2021March 16, 2022 Community Based Development, News No Comments Read more

Forming Women’s Union of Mempawah Regency to Actualize Empowered Women

Serikat Perempuan Women Perempuan Mempawah Kalbar

Placed at the Hall of PNPM of Sekabuk Village, Sadaniang District, Mempawah Regency, Gemawan Association held a Women’s Group Leadership Training in Mempawah Regency. The activity which lasted for two days started on Tuesday (9/3). This activity was attended by

admin March 11, 2021March 18, 2022 News, Women Empowerment No Comments Read more
  • « Previous
  • Next »

Instagram

Menguatkan usaha perempuan, dimulai dari pengelolaan potensi lokal. 🌱

Lembaga Gemawan menggelar Pelatihan Perencanaan Usaha Kecil dan Manajemen Pembukuan Kas Hasil Usaha di Aula Desa Punggur Kecil, pada 29 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 25 perempuan pelaku UMKM setempat.

Selama pelatihan, peserta belajar menyusun rancangan usaha dan mengelola keuangan melalui pembukuan sederhana. Tidak hanya teori, mereka juga diajak praktik langsung membuat rancangan bisnis serta menyusun buku kas usaha.

Melalui kegiatan ini, perempuan di tingkat tapak didorong untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan sekaligus mengoptimalkan potensi sumber daya alam lokal menjadi peluang usaha yang bernilai ekonomi.
•
Follow
Menguatkan usaha perempuan, dimulai dari pengelolaan potensi lokal. 🌱 Lembaga Gemawan menggelar Pelatihan Perencanaan Usaha Kecil dan Manajemen Pembukuan Kas Hasil Usaha di Aula Desa Punggur Kecil, pada 29 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 25 perempuan pelaku UMKM setempat. Selama pelatihan, peserta belajar menyusun rancangan usaha dan mengelola keuangan melalui pembukuan sederhana. Tidak hanya teori, mereka juga diajak praktik langsung membuat rancangan bisnis serta menyusun buku kas usaha. Melalui kegiatan ini, perempuan di tingkat tapak didorong untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan sekaligus mengoptimalkan potensi sumber daya alam lokal menjadi peluang usaha yang bernilai ekonomi.
2 days ago
View on Instagram |
1/9
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
•
Follow
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥 Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan. Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀 📅 23-24 Oktober 2026 Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung! Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY! #ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
2 weeks ago
View on Instagram |
2/9
Halo, orang muda! 👋

Ada kabar baik nih! RE:MAKING SOCIETY kembali hadir di Batch 2! 🎉

RE:MAKING SOCIETY
Inovator Sosial untuk Demokrasi, Hak Asasi Manusia, dan Keadilan Lingkungan

Ruang belajar dan diskusi bagi orang muda untuk memahami demokrasi, HAM, keadilan lingkungan, relasi kuasa, serta gerakan sosial di Indonesia.

📍 Lokasi: Rumah Gesit Borneo, Jl. Ujung Pandang, Pontianak

📅 Tanggal: 23-24 Oktober 2026 (Jumat-Sabtu)

👥 Kuota: Terbatas untuk 15 peserta

⏳ Pendaftaran ditutup: 21 Oktober 2026

Yuk, jadi bagian dari ruang belajar ini untuk bertukar perspektif, berdiskusi, dan membangun gagasan bersama!

🔗 Daftar sekarang: s.id/KelasMuda2

📄 Baca TOR dan jadwal kegiatan: 
s.id/TORKELASMUDA2

Sampai bertemu di kelas! ✊
•
Follow
Halo, orang muda! 👋 Ada kabar baik nih! RE:MAKING SOCIETY kembali hadir di Batch 2! 🎉 RE:MAKING SOCIETY Inovator Sosial untuk Demokrasi, Hak Asasi Manusia, dan Keadilan Lingkungan Ruang belajar dan diskusi bagi orang muda untuk memahami demokrasi, HAM, keadilan lingkungan, relasi kuasa, serta gerakan sosial di Indonesia. 📍 Lokasi: Rumah Gesit Borneo, Jl. Ujung Pandang, Pontianak 📅 Tanggal: 23-24 Oktober 2026 (Jumat-Sabtu) 👥 Kuota: Terbatas untuk 15 peserta ⏳ Pendaftaran ditutup: 21 Oktober 2026 Yuk, jadi bagian dari ruang belajar ini untuk bertukar perspektif, berdiskusi, dan membangun gagasan bersama! 🔗 Daftar sekarang: s.id/KelasMuda2 📄 Baca TOR dan jadwal kegiatan: s.id/TORKELASMUDA2 Sampai bertemu di kelas! ✊
2 weeks ago
View on Instagram |
3/9
Halo, orang muda! 👋

Dibuka pendaftaran kelas:

RE:MAKING SOCIETY
Inovator Sosial untuk Demokrasi, Hak Asasi Manusia, dan Keadilan Lingkungan

Ruang belajar dan diskusi bagi orang muda untuk memahami demokrasi, HAM, keadilan lingkungan, kekuasaan, serta gerakan sosial di Indonesia.

📍 Rumah Gesit Borneo
Jl. Ujung Pandang, Pontianak

📅 Kelas mulai dari tanggal 16-17 November 2026
👥 Terbatas hanya untuk 15 orang
⏳ Pendaftaran ditutup 14 Oktober 2026

Yuk, daftar dan jadi bagian dari ruang belajar ini.

s.id/KelasMuda
•
Follow
Halo, orang muda! 👋 Dibuka pendaftaran kelas: RE:MAKING SOCIETY Inovator Sosial untuk Demokrasi, Hak Asasi Manusia, dan Keadilan Lingkungan Ruang belajar dan diskusi bagi orang muda untuk memahami demokrasi, HAM, keadilan lingkungan, kekuasaan, serta gerakan sosial di Indonesia. 📍 Rumah Gesit Borneo Jl. Ujung Pandang, Pontianak 📅 Kelas mulai dari tanggal 16-17 November 2026 👥 Terbatas hanya untuk 15 orang ⏳ Pendaftaran ditutup 14 Oktober 2026 Yuk, daftar dan jadi bagian dari ruang belajar ini. s.id/KelasMuda
4 weeks ago
View on Instagram |
4/9
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat.

Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan.

Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing.

Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat.

Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan.

Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing.

Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat.

Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan.

Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing.

Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat.

Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan.

Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing.

Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat.

Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan.

Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing.

Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat.

Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan.

Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing.

Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat.

Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan.

Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing.

Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat.

Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan.

Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing.

Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat.

Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan.

Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing.

Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
•
Follow
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat. Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan. Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing. Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama. Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
4 weeks ago
View on Instagram |
5/9
Kabut asap menjadi pengingat bahwa banyak masyarakat masih terdampak dan terus berjuang memastikan ruang penghidupan mereka tetap aman.

Di beberapa wilayah, titik api mulai mereda. Hujan juga mulai turun. Namun, pulihnya langit bukan berarti semuanya selesai.

Di baliknya, ada rumah, lahan, sumber air, aktivitas warga, dan ruang hidup yang perlu dipulihkan setelah kebakaran hutan dan lahan.

Pemulihan membutuhkan waktu. Dan dukungan dari kita dapat menjadi bagian dari proses itu.

Segala bentuk bantuan, sekecil apa pun, dapat membantu masyarakat dalam menghadapi dampak dan memulihkan ruang penghidupan mereka pascakarhutla.

Donasi dapat disalurkan melalui:
BNI 1980045120
a.n. Perkumpulan Gemawan

Konfirmasi donasi:
+62 896-9329-7519
•
Follow
Kabut asap menjadi pengingat bahwa banyak masyarakat masih terdampak dan terus berjuang memastikan ruang penghidupan mereka tetap aman. Di beberapa wilayah, titik api mulai mereda. Hujan juga mulai turun. Namun, pulihnya langit bukan berarti semuanya selesai. Di baliknya, ada rumah, lahan, sumber air, aktivitas warga, dan ruang hidup yang perlu dipulihkan setelah kebakaran hutan dan lahan. Pemulihan membutuhkan waktu. Dan dukungan dari kita dapat menjadi bagian dari proses itu. Segala bentuk bantuan, sekecil apa pun, dapat membantu masyarakat dalam menghadapi dampak dan memulihkan ruang penghidupan mereka pascakarhutla. Donasi dapat disalurkan melalui: BNI 1980045120 a.n. Perkumpulan Gemawan Konfirmasi donasi: +62 896-9329-7519
1 month ago
View on Instagram |
6/9
Donasi yang terkumpul merupakan akumulasi dari kegiatan penggalangan dana dan sumbangan yang disalurkan langsung melalui rekening Gemawan. Donasi ini akan disalurkan untuk mendukung kebutuhan warga dan tim relawan yang terdampak karhutla.

Terima kasih sebesar-besarnya kepada setiap orang yang telah menyisihkan waktu, tenaga, dan rezekinya untuk ikut membantu. Setiap bantuan yang diberikan, berapa pun jumlahnya, sangat berarti dan menjadi bagian dari upaya bersama untuk melewati situasi ini.

Bagi yang masih ingin berdonasi, bantuan dapat disalurkan melalui:

Bank BNI
Rekening: 1980045120
a.n. Perkumpulan Gemawan

Sekali lagi, terima kasih atas kepercayaan, kepedulian, dan dukungan yang telah diberikan. Semoga kebaikan yang teman-teman berikan dapat sampai kepada mereka yang membutuhkan.
•
Follow
Donasi yang terkumpul merupakan akumulasi dari kegiatan penggalangan dana dan sumbangan yang disalurkan langsung melalui rekening Gemawan. Donasi ini akan disalurkan untuk mendukung kebutuhan warga dan tim relawan yang terdampak karhutla. Terima kasih sebesar-besarnya kepada setiap orang yang telah menyisihkan waktu, tenaga, dan rezekinya untuk ikut membantu. Setiap bantuan yang diberikan, berapa pun jumlahnya, sangat berarti dan menjadi bagian dari upaya bersama untuk melewati situasi ini. Bagi yang masih ingin berdonasi, bantuan dapat disalurkan melalui: Bank BNI Rekening: 1980045120 a.n. Perkumpulan Gemawan Sekali lagi, terima kasih atas kepercayaan, kepedulian, dan dukungan yang telah diberikan. Semoga kebaikan yang teman-teman berikan dapat sampai kepada mereka yang membutuhkan.
2 months ago
View on Instagram |
7/9
Bantuan Air Bersih (Batch 2) Kamis, 17 September  2026

Bagi warga yang membutuhkan air bersih, tersedia bantuan air bersih yang dapat diambil di Rumah Gesit Borneo.

📍 Lokasi pengambilan: Rumah Gesit Borneo
💧 Persediaan terbatas, selama stok masih tersedia.

Air tetap perlu dimasak untuk terhindari dari paparan bakteri.

Silakan datang dan ambil sesuai kebutuhan. Semoga bantuan ini dapat membantu warga yang sedang menghadapi kondisi kekeringan.
•
Follow
Bantuan Air Bersih (Batch 2) Kamis, 17 September 2026 Bagi warga yang membutuhkan air bersih, tersedia bantuan air bersih yang dapat diambil di Rumah Gesit Borneo. 📍 Lokasi pengambilan: Rumah Gesit Borneo 💧 Persediaan terbatas, selama stok masih tersedia. Air tetap perlu dimasak untuk terhindari dari paparan bakteri. Silakan datang dan ambil sesuai kebutuhan. Semoga bantuan ini dapat membantu warga yang sedang menghadapi kondisi kekeringan.
2 months ago
View on Instagram |
8/9
Bantuan Air Bersih

Bagi warga yang membutuhkan air bersih, tersedia bantuan air bersih yang dapat diambil di Rumah Gesit Borneo.

📍 Lokasi pengambilan: Rumah Gesit Borneo
💧 Persediaan terbatas, selama stok masih tersedia.

Silakan datang dan ambil sesuai kebutuhan. Semoga bantuan ini dapat membantu warga yang sedang menghadapi kondisi kekeringan.
•
Follow
Bantuan Air Bersih Bagi warga yang membutuhkan air bersih, tersedia bantuan air bersih yang dapat diambil di Rumah Gesit Borneo. 📍 Lokasi pengambilan: Rumah Gesit Borneo 💧 Persediaan terbatas, selama stok masih tersedia. Silakan datang dan ambil sesuai kebutuhan. Semoga bantuan ini dapat membantu warga yang sedang menghadapi kondisi kekeringan.
2 months ago
View on Instagram |
9/9
View on Instagram

Collab!

Rumah Gesit Gemawan

Jl. Ujung Pandang No. 89
Pontianak | Kalimantan Barat | Indonesia
Telp.: (+62561)5628041
E-mail: info[at]gemawan.org
Pengaduan: lapor[at]gemawan.org

Connect!

Create!

PERSADA
LESTARI
SIGAP
#BorneoMangroveAction
SIGMA
Copyright © 2026 Lembaga Gemawan. All rights reserved. Theme: Spacious by ThemeGrill. Powered by: WordPress