Skip to content
Gemawan

Lembaga Gemawan

Self-Sufficient and Independent Society

Menu

  • Home
  • News
    • Women Empowerment
    • Community Based Development
    • Natural Resource
    • Economic Development
    • Good Governance
  • Publication
    • Report
    • Opinion
    • Position Statement
    • Book
  • Spatial
    • Social Forestry Dashboard
  • About
    • Team
    • Programme & Activities
  • Innovation
    • LESTARI
    • PERSADA
    • SIGAP
  • English Version
    • Bahasa Indonesia
    • English Version

Farmer

Strategic Planning of Serumpun 2021; Serumpun Towards Village SDGs Implementation

implementasi sdgs desa

Sunday (7/2), North Coast Women’s Union (Serumpun) of Sambas conducted a Strategic Planning (SP). Gemawan has also contributed in the establishment of Serumpun since 2009. Since then, Gemawan has been assisting an organization consisting of 23 women’s groups in Sambas

admin March 23, 2021March 16, 2022 News, Women Empowerment No Comments Read more

Food Fighters in Penakalan Village – Women Farmers

Perempuan Petani melahirkan kebijaksanaan dari umme | Kalbar Women

Women farmers in Penakalan Village, Sejangkung District, Sambas Regency, West Kalimantan, are actively cultivating their agricultural land to be planted with rice. In Penakalan Village, women farmers grow up in a group called the Kamboja Women’s Group. This group was

admin November 2, 2020March 18, 2022 News, Women Empowerment No Comments Read more

Peat Farmer Field Schools to Create Farmer Cadres

Sekolah Lapang Petani Gambut di Punggur

Gemawan Developed Peat Care Villages Gemawan developed Peat Farmers Field Schools (SLPG) to train farmer cadres from four Peat Care Villages in Kubu Raya Regency. A total of 20 cadres of farmer group representatives from Punggur Besar Village, Punggur Kecil

admin October 16, 2020February 16, 2023 Community Based Development, News Read more

Willing to Give Up feelings, farmer reaping abundant harvests

Panen Melimpah abundant harvests

The Women’s Consortium for livelihood sustainability of West Kalimantan (Kalbar) conducted a media briefing with the theme of strengthening the economic role of women in improving the welfare of families and village communities at the Hall of West Kalimantan Department

admin October 31, 2017February 16, 2023 Economic Development, News, Women Empowerment Read more

Instagram

Perubahan yang berkelanjutan lahir dari orang-orang yang siap belajar, berbagi, dan menggerakkan orang lain.

Melalui kegiatan Training of Trainers (ToT) Pegiat Perubahan di Kabupaten Sambas, Gemawan memperkuat kapasitas para pegiat desa sebagai fasilitator yang mampu mendorong perubahan di komunitasnya. 

Selama pelatihan, peserta bersama-sama belajar mengenai kepemimpinan, komunikasi partisipatif, keadilan gender, perubahan iklim, hingga teknik fasilitasi yang dapat diterapkan dalam proses pendampingan
Perubahan yang berkelanjutan lahir dari orang-orang yang siap belajar, berbagi, dan menggerakkan orang lain.

Melalui kegiatan Training of Trainers (ToT) Pegiat Perubahan di Kabupaten Sambas, Gemawan memperkuat kapasitas para pegiat desa sebagai fasilitator yang mampu mendorong perubahan di komunitasnya. 

Selama pelatihan, peserta bersama-sama belajar mengenai kepemimpinan, komunikasi partisipatif, keadilan gender, perubahan iklim, hingga teknik fasilitasi yang dapat diterapkan dalam proses pendampingan
Perubahan yang berkelanjutan lahir dari orang-orang yang siap belajar, berbagi, dan menggerakkan orang lain.

Melalui kegiatan Training of Trainers (ToT) Pegiat Perubahan di Kabupaten Sambas, Gemawan memperkuat kapasitas para pegiat desa sebagai fasilitator yang mampu mendorong perubahan di komunitasnya. 

Selama pelatihan, peserta bersama-sama belajar mengenai kepemimpinan, komunikasi partisipatif, keadilan gender, perubahan iklim, hingga teknik fasilitasi yang dapat diterapkan dalam proses pendampingan
Perubahan yang berkelanjutan lahir dari orang-orang yang siap belajar, berbagi, dan menggerakkan orang lain.

Melalui kegiatan Training of Trainers (ToT) Pegiat Perubahan di Kabupaten Sambas, Gemawan memperkuat kapasitas para pegiat desa sebagai fasilitator yang mampu mendorong perubahan di komunitasnya. 

Selama pelatihan, peserta bersama-sama belajar mengenai kepemimpinan, komunikasi partisipatif, keadilan gender, perubahan iklim, hingga teknik fasilitasi yang dapat diterapkan dalam proses pendampingan
Perubahan yang berkelanjutan lahir dari orang-orang yang siap belajar, berbagi, dan menggerakkan orang lain.

Melalui kegiatan Training of Trainers (ToT) Pegiat Perubahan di Kabupaten Sambas, Gemawan memperkuat kapasitas para pegiat desa sebagai fasilitator yang mampu mendorong perubahan di komunitasnya. 

Selama pelatihan, peserta bersama-sama belajar mengenai kepemimpinan, komunikasi partisipatif, keadilan gender, perubahan iklim, hingga teknik fasilitasi yang dapat diterapkan dalam proses pendampingan
Perubahan yang berkelanjutan lahir dari orang-orang yang siap belajar, berbagi, dan menggerakkan orang lain.

Melalui kegiatan Training of Trainers (ToT) Pegiat Perubahan di Kabupaten Sambas, Gemawan memperkuat kapasitas para pegiat desa sebagai fasilitator yang mampu mendorong perubahan di komunitasnya. 

Selama pelatihan, peserta bersama-sama belajar mengenai kepemimpinan, komunikasi partisipatif, keadilan gender, perubahan iklim, hingga teknik fasilitasi yang dapat diterapkan dalam proses pendampingan
Perubahan yang berkelanjutan lahir dari orang-orang yang siap belajar, berbagi, dan menggerakkan orang lain.

Melalui kegiatan Training of Trainers (ToT) Pegiat Perubahan di Kabupaten Sambas, Gemawan memperkuat kapasitas para pegiat desa sebagai fasilitator yang mampu mendorong perubahan di komunitasnya. 

Selama pelatihan, peserta bersama-sama belajar mengenai kepemimpinan, komunikasi partisipatif, keadilan gender, perubahan iklim, hingga teknik fasilitasi yang dapat diterapkan dalam proses pendampingan
Perubahan yang berkelanjutan lahir dari orang-orang yang siap belajar, berbagi, dan menggerakkan orang lain.

Melalui kegiatan Training of Trainers (ToT) Pegiat Perubahan di Kabupaten Sambas, Gemawan memperkuat kapasitas para pegiat desa sebagai fasilitator yang mampu mendorong perubahan di komunitasnya. 

Selama pelatihan, peserta bersama-sama belajar mengenai kepemimpinan, komunikasi partisipatif, keadilan gender, perubahan iklim, hingga teknik fasilitasi yang dapat diterapkan dalam proses pendampingan
Perubahan yang berkelanjutan lahir dari orang-orang yang siap belajar, berbagi, dan menggerakkan orang lain.

Melalui kegiatan Training of Trainers (ToT) Pegiat Perubahan di Kabupaten Sambas, Gemawan memperkuat kapasitas para pegiat desa sebagai fasilitator yang mampu mendorong perubahan di komunitasnya. 

Selama pelatihan, peserta bersama-sama belajar mengenai kepemimpinan, komunikasi partisipatif, keadilan gender, perubahan iklim, hingga teknik fasilitasi yang dapat diterapkan dalam proses pendampingan
Perubahan yang berkelanjutan lahir dari orang-orang yang siap belajar, berbagi, dan menggerakkan orang lain.

Melalui kegiatan Training of Trainers (ToT) Pegiat Perubahan di Kabupaten Sambas, Gemawan memperkuat kapasitas para pegiat desa sebagai fasilitator yang mampu mendorong perubahan di komunitasnya. 

Selama pelatihan, peserta bersama-sama belajar mengenai kepemimpinan, komunikasi partisipatif, keadilan gender, perubahan iklim, hingga teknik fasilitasi yang dapat diterapkan dalam proses pendampingan
•
Follow
Perubahan yang berkelanjutan lahir dari orang-orang yang siap belajar, berbagi, dan menggerakkan orang lain. Melalui kegiatan Training of Trainers (ToT) Pegiat Perubahan di Kabupaten Sambas, Gemawan memperkuat kapasitas para pegiat desa sebagai fasilitator yang mampu mendorong perubahan di komunitasnya. Selama pelatihan, peserta bersama-sama belajar mengenai kepemimpinan, komunikasi partisipatif, keadilan gender, perubahan iklim, hingga teknik fasilitasi yang dapat diterapkan dalam proses pendampingan
1 day ago
View on Instagram |
1/9
Sepanjang Juni 2026, Gemawan menyelenggarakan rangkaian Focus Group Discussion (FGD) dan dialog multipihak di berbagai kabupaten di Kalimantan Barat dengan melibatkan pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, akademisi, media, kelompok perempuan, kelompok tani, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Melalui ruang dialog ini, berbagai isu strategis dibahas bersama, mulai dari pembangunan yang responsif gender, adaptasi terhadap perubahan iklim, penguatan peran perempuan petani, ketahanan pangan, akses terhadap informasi iklim, hingga pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Sejumlah forum juga memperkenalkan pendekatan 3R (Recognition, Representation, dan Redistribution) serta Program Perempuan KUAT sebagai bagian dari upaya memperkuat kepemimpinan, kapasitas, dan partisipasi perempuan dalam pembangunan.

Kolaborasi yang terbangun hari ini menjadi fondasi penting untuk mewujudkan masyarakat yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.
Sepanjang Juni 2026, Gemawan menyelenggarakan rangkaian Focus Group Discussion (FGD) dan dialog multipihak di berbagai kabupaten di Kalimantan Barat dengan melibatkan pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, akademisi, media, kelompok perempuan, kelompok tani, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Melalui ruang dialog ini, berbagai isu strategis dibahas bersama, mulai dari pembangunan yang responsif gender, adaptasi terhadap perubahan iklim, penguatan peran perempuan petani, ketahanan pangan, akses terhadap informasi iklim, hingga pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Sejumlah forum juga memperkenalkan pendekatan 3R (Recognition, Representation, dan Redistribution) serta Program Perempuan KUAT sebagai bagian dari upaya memperkuat kepemimpinan, kapasitas, dan partisipasi perempuan dalam pembangunan.

Kolaborasi yang terbangun hari ini menjadi fondasi penting untuk mewujudkan masyarakat yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.
Sepanjang Juni 2026, Gemawan menyelenggarakan rangkaian Focus Group Discussion (FGD) dan dialog multipihak di berbagai kabupaten di Kalimantan Barat dengan melibatkan pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, akademisi, media, kelompok perempuan, kelompok tani, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Melalui ruang dialog ini, berbagai isu strategis dibahas bersama, mulai dari pembangunan yang responsif gender, adaptasi terhadap perubahan iklim, penguatan peran perempuan petani, ketahanan pangan, akses terhadap informasi iklim, hingga pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Sejumlah forum juga memperkenalkan pendekatan 3R (Recognition, Representation, dan Redistribution) serta Program Perempuan KUAT sebagai bagian dari upaya memperkuat kepemimpinan, kapasitas, dan partisipasi perempuan dalam pembangunan.

Kolaborasi yang terbangun hari ini menjadi fondasi penting untuk mewujudkan masyarakat yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.
Sepanjang Juni 2026, Gemawan menyelenggarakan rangkaian Focus Group Discussion (FGD) dan dialog multipihak di berbagai kabupaten di Kalimantan Barat dengan melibatkan pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, akademisi, media, kelompok perempuan, kelompok tani, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Melalui ruang dialog ini, berbagai isu strategis dibahas bersama, mulai dari pembangunan yang responsif gender, adaptasi terhadap perubahan iklim, penguatan peran perempuan petani, ketahanan pangan, akses terhadap informasi iklim, hingga pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Sejumlah forum juga memperkenalkan pendekatan 3R (Recognition, Representation, dan Redistribution) serta Program Perempuan KUAT sebagai bagian dari upaya memperkuat kepemimpinan, kapasitas, dan partisipasi perempuan dalam pembangunan.

Kolaborasi yang terbangun hari ini menjadi fondasi penting untuk mewujudkan masyarakat yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.
Sepanjang Juni 2026, Gemawan menyelenggarakan rangkaian Focus Group Discussion (FGD) dan dialog multipihak di berbagai kabupaten di Kalimantan Barat dengan melibatkan pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, akademisi, media, kelompok perempuan, kelompok tani, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Melalui ruang dialog ini, berbagai isu strategis dibahas bersama, mulai dari pembangunan yang responsif gender, adaptasi terhadap perubahan iklim, penguatan peran perempuan petani, ketahanan pangan, akses terhadap informasi iklim, hingga pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Sejumlah forum juga memperkenalkan pendekatan 3R (Recognition, Representation, dan Redistribution) serta Program Perempuan KUAT sebagai bagian dari upaya memperkuat kepemimpinan, kapasitas, dan partisipasi perempuan dalam pembangunan.

Kolaborasi yang terbangun hari ini menjadi fondasi penting untuk mewujudkan masyarakat yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.
Sepanjang Juni 2026, Gemawan menyelenggarakan rangkaian Focus Group Discussion (FGD) dan dialog multipihak di berbagai kabupaten di Kalimantan Barat dengan melibatkan pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, akademisi, media, kelompok perempuan, kelompok tani, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Melalui ruang dialog ini, berbagai isu strategis dibahas bersama, mulai dari pembangunan yang responsif gender, adaptasi terhadap perubahan iklim, penguatan peran perempuan petani, ketahanan pangan, akses terhadap informasi iklim, hingga pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Sejumlah forum juga memperkenalkan pendekatan 3R (Recognition, Representation, dan Redistribution) serta Program Perempuan KUAT sebagai bagian dari upaya memperkuat kepemimpinan, kapasitas, dan partisipasi perempuan dalam pembangunan.

Kolaborasi yang terbangun hari ini menjadi fondasi penting untuk mewujudkan masyarakat yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.
•
Follow
Sepanjang Juni 2026, Gemawan menyelenggarakan rangkaian Focus Group Discussion (FGD) dan dialog multipihak di berbagai kabupaten di Kalimantan Barat dengan melibatkan pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, akademisi, media, kelompok perempuan, kelompok tani, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Melalui ruang dialog ini, berbagai isu strategis dibahas bersama, mulai dari pembangunan yang responsif gender, adaptasi terhadap perubahan iklim, penguatan peran perempuan petani, ketahanan pangan, akses terhadap informasi iklim, hingga pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Sejumlah forum juga memperkenalkan pendekatan 3R (Recognition, Representation, dan Redistribution) serta Program Perempuan KUAT sebagai bagian dari upaya memperkuat kepemimpinan, kapasitas, dan partisipasi perempuan dalam pembangunan. Kolaborasi yang terbangun hari ini menjadi fondasi penting untuk mewujudkan masyarakat yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.
3 days ago
View on Instagram |
2/9
Di saat banyak hal terasa semakin bising, perjumpaan menjadi cara untuk tetap mendengar satu sama lain. 

Dari ruang Diseminasi dan Dialog Tindak Lanjut Hasil Indonesia Civil Society Forum Regional Kalimantan dan Sumatera, kami belajar: gerakan tidak tumbuh dari kerja sendiri. Tetapi dari keberanian untuk tetap terhubung, menyusun langkah adaptif, dan menjaga suara-suara tetap punya tempat, karena solidaritas perlu terus dirawat.

#indonesiacivilsocietyforum #ICSF #kawangemawan #borneoinisiatif
•
Follow
Di saat banyak hal terasa semakin bising, perjumpaan menjadi cara untuk tetap mendengar satu sama lain. Dari ruang Diseminasi dan Dialog Tindak Lanjut Hasil Indonesia Civil Society Forum Regional Kalimantan dan Sumatera, kami belajar: gerakan tidak tumbuh dari kerja sendiri. Tetapi dari keberanian untuk tetap terhubung, menyusun langkah adaptif, dan menjaga suara-suara tetap punya tempat, karena solidaritas perlu terus dirawat. #indonesiacivilsocietyforum #ICSF #kawangemawan #borneoinisiatif
2 months ago
View on Instagram |
3/9
Di tengah ancaman krisis iklim yang kian nyata menyentuh ruang-ruang domestik dan produktif masyarakat pedesaan, Gemawan gelar workshop dan uji coba modul bertajuk “Kepemimpinan Perempuan Muda dalam Membangun Ketangguhan Komunitas Terhadap Krisis Iklim”. 

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 7-8 April 2026, di Rumah Panjang Madang, Dusun Karangan Bunut, Desa Menua Sadap, Kecamatan Embaloh Hulu, Kab. Kapuas Hulu menjadi momentum krusial bagi perempuan muda  untuk mengambil peran kepemimpinan dalam menjaga ekosistem lokal.

#WorkshopGemawan #Gemawan #PerempuanMuda #Krisisiklim #Kepemimpinanperempuan
•
Follow
Di tengah ancaman krisis iklim yang kian nyata menyentuh ruang-ruang domestik dan produktif masyarakat pedesaan, Gemawan gelar workshop dan uji coba modul bertajuk “Kepemimpinan Perempuan Muda dalam Membangun Ketangguhan Komunitas Terhadap Krisis Iklim”. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 7-8 April 2026, di Rumah Panjang Madang, Dusun Karangan Bunut, Desa Menua Sadap, Kecamatan Embaloh Hulu, Kab. Kapuas Hulu menjadi momentum krusial bagi perempuan muda untuk mengambil peran kepemimpinan dalam menjaga ekosistem lokal. #WorkshopGemawan #Gemawan #PerempuanMuda #Krisisiklim #Kepemimpinanperempuan
3 months ago
View on Instagram |
4/9
Di tengah ancaman krisis iklim yang kian nyata menyentuh ruang-ruang domestik dan produktif masyarakat pedesaan, Gemawan gelar workshop dan uji coba modul bertajuk “Kepemimpinan Perempuan Muda dalam Membangun Ketangguhan Komunitas Terhadap Krisis Iklim”. 

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 30–31 Maret 2026, di Aula Kantor Desa Punggur Kecil, Kec. Sungai Kakap, Kab. Kubu Raya menjadi momentum krusial bagi perempuan muda  untuk mengambil peran kepemimpinan dalam menjaga ekosistem lokal.

#WorkshopGemawan #Gemawan #PerempuanMuda #Krisisiklim #Kepemimpinanperempuan
•
Follow
Di tengah ancaman krisis iklim yang kian nyata menyentuh ruang-ruang domestik dan produktif masyarakat pedesaan, Gemawan gelar workshop dan uji coba modul bertajuk “Kepemimpinan Perempuan Muda dalam Membangun Ketangguhan Komunitas Terhadap Krisis Iklim”. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 30–31 Maret 2026, di Aula Kantor Desa Punggur Kecil, Kec. Sungai Kakap, Kab. Kubu Raya menjadi momentum krusial bagi perempuan muda untuk mengambil peran kepemimpinan dalam menjaga ekosistem lokal. #WorkshopGemawan #Gemawan #PerempuanMuda #Krisisiklim #Kepemimpinanperempuan
3 months ago
View on Instagram |
5/9
Hai #KawanGemawan

Kami sedang membuka kesempatan bagi kamu yang mau berkontribusi dalam mendorong perubahan sosial, cek kualifikasi lengkap pada poster dan kirimkan lamaranmu.

Lokasi: Kalimantan Barat

#Gemawan #openrecruitment #perempuanberdaya #keadilangender
Hai #KawanGemawan

Kami sedang membuka kesempatan bagi kamu yang mau berkontribusi dalam mendorong perubahan sosial, cek kualifikasi lengkap pada poster dan kirimkan lamaranmu.

Lokasi: Kalimantan Barat

#Gemawan #openrecruitment #perempuanberdaya #keadilangender
Hai #KawanGemawan

Kami sedang membuka kesempatan bagi kamu yang mau berkontribusi dalam mendorong perubahan sosial, cek kualifikasi lengkap pada poster dan kirimkan lamaranmu.

Lokasi: Kalimantan Barat

#Gemawan #openrecruitment #perempuanberdaya #keadilangender
Hai #KawanGemawan

Kami sedang membuka kesempatan bagi kamu yang mau berkontribusi dalam mendorong perubahan sosial, cek kualifikasi lengkap pada poster dan kirimkan lamaranmu.

Lokasi: Kalimantan Barat

#Gemawan #openrecruitment #perempuanberdaya #keadilangender
•
Follow
Hai #KawanGemawan Kami sedang membuka kesempatan bagi kamu yang mau berkontribusi dalam mendorong perubahan sosial, cek kualifikasi lengkap pada poster dan kirimkan lamaranmu. Lokasi: Kalimantan Barat #Gemawan #openrecruitment #perempuanberdaya #keadilangender
4 months ago
View on Instagram |
6/9
G-Talks Gemawan Is Calling!

Menanam Narasi, Menuai
Perubahan: Menguatkan Cerita Perempuan dan Pengelolaan Sumber Daya Alam.

Ruang diskusi untuk merefleksikan bagaimana perempuan dan pengelolaan sumber daya alam selama ini direpresentasikan di media dan ruang publik, serta mengupayakan membangun narasi yang lebih adil, transformatif dan berpihak pada pengalaman serta kepemimpinan perempuan.

🗓 Kamis, 05 Maret 2026
🕐 15.00 WIB - Waktu Buka Puasa Bersama
📍 Rumah GESIT, Perkumpulan Gemawan (Jl Ujung Pandang, no 89, Kota Pontianak)

Konfirmasi kehadiran melalui https://bit.ly/G-Talks1

#GTalks #Gemawan #NarasiPerempuan #perempuan
•
Follow
G-Talks Gemawan Is Calling! Menanam Narasi, Menuai Perubahan: Menguatkan Cerita Perempuan dan Pengelolaan Sumber Daya Alam. Ruang diskusi untuk merefleksikan bagaimana perempuan dan pengelolaan sumber daya alam selama ini direpresentasikan di media dan ruang publik, serta mengupayakan membangun narasi yang lebih adil, transformatif dan berpihak pada pengalaman serta kepemimpinan perempuan. 🗓 Kamis, 05 Maret 2026 🕐 15.00 WIB - Waktu Buka Puasa Bersama 📍 Rumah GESIT, Perkumpulan Gemawan (Jl Ujung Pandang, no 89, Kota Pontianak) Konfirmasi kehadiran melalui https://bit.ly/G-Talks1 #GTalks #Gemawan #NarasiPerempuan #perempuan
4 months ago
View on Instagram |
7/9
Di banyak wilayah, tanah kita mulai lelah. Asap pembakaran, pupuk kimia dan alih fungsi lahan yang terus meluas secara signifikan menambah emisi bumi.

lalu bagaimana langkah yang tepat untuk nafas panjang keberlangsungan bumi esok hari?

Cek postingan diatas hingga slide akhir!

#Gemawan #PertanianBerkelanjutan #CeritaDariDesa #AksiIklim #emisikarbon
Di banyak wilayah, tanah kita mulai lelah. Asap pembakaran, pupuk kimia dan alih fungsi lahan yang terus meluas secara signifikan menambah emisi bumi.

lalu bagaimana langkah yang tepat untuk nafas panjang keberlangsungan bumi esok hari?

Cek postingan diatas hingga slide akhir!

#Gemawan #PertanianBerkelanjutan #CeritaDariDesa #AksiIklim #emisikarbon
Di banyak wilayah, tanah kita mulai lelah. Asap pembakaran, pupuk kimia dan alih fungsi lahan yang terus meluas secara signifikan menambah emisi bumi.

lalu bagaimana langkah yang tepat untuk nafas panjang keberlangsungan bumi esok hari?

Cek postingan diatas hingga slide akhir!

#Gemawan #PertanianBerkelanjutan #CeritaDariDesa #AksiIklim #emisikarbon
Di banyak wilayah, tanah kita mulai lelah. Asap pembakaran, pupuk kimia dan alih fungsi lahan yang terus meluas secara signifikan menambah emisi bumi.

lalu bagaimana langkah yang tepat untuk nafas panjang keberlangsungan bumi esok hari?

Cek postingan diatas hingga slide akhir!

#Gemawan #PertanianBerkelanjutan #CeritaDariDesa #AksiIklim #emisikarbon
Di banyak wilayah, tanah kita mulai lelah. Asap pembakaran, pupuk kimia dan alih fungsi lahan yang terus meluas secara signifikan menambah emisi bumi.

lalu bagaimana langkah yang tepat untuk nafas panjang keberlangsungan bumi esok hari?

Cek postingan diatas hingga slide akhir!

#Gemawan #PertanianBerkelanjutan #CeritaDariDesa #AksiIklim #emisikarbon
Di banyak wilayah, tanah kita mulai lelah. Asap pembakaran, pupuk kimia dan alih fungsi lahan yang terus meluas secara signifikan menambah emisi bumi.

lalu bagaimana langkah yang tepat untuk nafas panjang keberlangsungan bumi esok hari?

Cek postingan diatas hingga slide akhir!

#Gemawan #PertanianBerkelanjutan #CeritaDariDesa #AksiIklim #emisikarbon
Di banyak wilayah, tanah kita mulai lelah. Asap pembakaran, pupuk kimia dan alih fungsi lahan yang terus meluas secara signifikan menambah emisi bumi.

lalu bagaimana langkah yang tepat untuk nafas panjang keberlangsungan bumi esok hari?

Cek postingan diatas hingga slide akhir!

#Gemawan #PertanianBerkelanjutan #CeritaDariDesa #AksiIklim #emisikarbon
Di banyak wilayah, tanah kita mulai lelah. Asap pembakaran, pupuk kimia dan alih fungsi lahan yang terus meluas secara signifikan menambah emisi bumi.

lalu bagaimana langkah yang tepat untuk nafas panjang keberlangsungan bumi esok hari?

Cek postingan diatas hingga slide akhir!

#Gemawan #PertanianBerkelanjutan #CeritaDariDesa #AksiIklim #emisikarbon
•
Follow
Di banyak wilayah, tanah kita mulai lelah. Asap pembakaran, pupuk kimia dan alih fungsi lahan yang terus meluas secara signifikan menambah emisi bumi. lalu bagaimana langkah yang tepat untuk nafas panjang keberlangsungan bumi esok hari? Cek postingan diatas hingga slide akhir! #Gemawan #PertanianBerkelanjutan #CeritaDariDesa #AksiIklim #emisikarbon
8 months ago
View on Instagram |
8/9
Peringatan Hari Pohon Sedunia menjadi salah satu momentum untuk memahami peran penting pohon dalam kehidupan.

Melalui kolaborasi antara Gemawan, Hotel Golden Tulip, dan SMPN 10 Pontianak, kegiatan penanaman pohon ini diharapkan dapat memperkuat literasi lingkungan dan membangun kebiasaan menjaga ruang hidup sejak usia dini.

Harapannya setiap pohon yang ditanam adalah investasi bagi masa depan kita.

#Gemawan #creatconnectandcollabs #Haripohonsedunia #goldentuliphotel
•
Follow
Peringatan Hari Pohon Sedunia menjadi salah satu momentum untuk memahami peran penting pohon dalam kehidupan. Melalui kolaborasi antara Gemawan, Hotel Golden Tulip, dan SMPN 10 Pontianak, kegiatan penanaman pohon ini diharapkan dapat memperkuat literasi lingkungan dan membangun kebiasaan menjaga ruang hidup sejak usia dini. Harapannya setiap pohon yang ditanam adalah investasi bagi masa depan kita. #Gemawan #creatconnectandcollabs #Haripohonsedunia #goldentuliphotel
8 months ago
View on Instagram |
9/9
View on Instagram

Collab!

Rumah Gesit Gemawan

Jl. Ujung Pandang No. 89
Pontianak | Kalimantan Barat | Indonesia
Telp.: (+62561)5628041
E-mail: info[at]gemawan.org
Pengaduan: lapor[at]gemawan.org

Connect!

Create!

PERSADA
LESTARI
SIGAP
#BorneoMangroveAction
SIGMA
Copyright © 2026 Lembaga Gemawan. All rights reserved. Theme Spacious by ThemeGrill. Powered by: WordPress.