Skip to content
Gemawan

Lembaga Gemawan

Self-Sufficient and Independent Society

Menu

  • Home
  • News
    • Women Empowerment
    • Community Based Development
    • Natural Resource
    • Economic Development
    • Good Governance
  • Publication
    • Report
    • Opinion
    • Position Statement
    • Book
  • Spatial
    • Social Forestry Dashboard
  • About
    • Team
    • Programme & Activities
  • Innovation
    • LESTARI
    • PERSADA
    • SIGAP
  • English Version
    • Bahasa Indonesia
    • English Version

BUMDes

Reflections on Community Empowerment and Natural Resource Management Movement

Reflections on Community Empowerment and Natural Resource Management Movement

Village products face challenges on Packaging and Legality Trigadu was one of the villages attended the Reflection on the Synergy of Stakeholders in the Movement of Community Empowerment and Fair and Welfare Natural Resource Management in West Kalimantan, organized by

admin April 5, 2019February 16, 2023 News Read more

BUMDes Can Play Role as Broker to Help Farmers’ Product Marketing

BUMDes Can Play Role as Broker to Help Farmers’ Product Marketing

The presence of Village-Owned Enterprises (BUMDes) is expected to have a role in helping the groups of female farmers in marketing their resulted products.   This was stated by the Representative of Gemawan Association, Encep Endan, when becoming a guest

admin November 2, 2017February 16, 2023 News Read more

Improving Village Economy, Gemawan Kalbar Encourages to Maximize Role of BUMDes

Village Funds Affirmative Action

Executive Director of Gemawan Association in West Kalimantan, Laili Khairnur, believes that it is time for village communities to rise economically and that can be achieved one of them through Village-Owned Enterprises (BUMDes). She thinks that the economy in village

admin April 9, 2017February 22, 2023 Economic Development, News Read more

Gemawan: Time for Village Economy to Rise through BUMDes

Krisis iklim Village Economy

Executive Director of Gemawan Association in West Kalimantan, Laili Khairnur, believes that it is time for village communities to rise economically and one of the ways is through Village-Owned Enterprises (BUMDes). Khairnur stated that the village communities must be more

admin April 2, 2017February 16, 2023 News Read more

Gemawan Says Village Funds Must be Used for Development of MSMEs Potential

Village Funds Affirmative Action

Director of Gemawan Association, Laili Khairnur, considered that village funds which are currently distributed to every village have not given any impact on the village economy. This is because most of the villages have not had Village-Owned Enterprises (BUMDes). Gemawan,

admin April 1, 2017February 16, 2023 Community Based Development, News Read more

Instagram

Menguatkan usaha perempuan, dimulai dari pengelolaan potensi lokal. 🌱

Lembaga Gemawan menggelar Pelatihan Perencanaan Usaha Kecil dan Manajemen Pembukuan Kas Hasil Usaha di Aula Desa Punggur Kecil, pada 29 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 25 perempuan pelaku UMKM setempat.

Selama pelatihan, peserta belajar menyusun rancangan usaha dan mengelola keuangan melalui pembukuan sederhana. Tidak hanya teori, mereka juga diajak praktik langsung membuat rancangan bisnis serta menyusun buku kas usaha.

Melalui kegiatan ini, perempuan di tingkat tapak didorong untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan sekaligus mengoptimalkan potensi sumber daya alam lokal menjadi peluang usaha yang bernilai ekonomi.
•
Follow
Menguatkan usaha perempuan, dimulai dari pengelolaan potensi lokal. 🌱 Lembaga Gemawan menggelar Pelatihan Perencanaan Usaha Kecil dan Manajemen Pembukuan Kas Hasil Usaha di Aula Desa Punggur Kecil, pada 29 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 25 perempuan pelaku UMKM setempat. Selama pelatihan, peserta belajar menyusun rancangan usaha dan mengelola keuangan melalui pembukuan sederhana. Tidak hanya teori, mereka juga diajak praktik langsung membuat rancangan bisnis serta menyusun buku kas usaha. Melalui kegiatan ini, perempuan di tingkat tapak didorong untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan sekaligus mengoptimalkan potensi sumber daya alam lokal menjadi peluang usaha yang bernilai ekonomi.
6 days ago
View on Instagram |
1/9
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥

Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan.

Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀

📅 23-24 Oktober 2026

Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung!

Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY!

#ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
•
Follow
Lihat keseruan Kelas Pertama Kolektif Aktivis Muda RE:MAKING SOCIETY! 🔥 Dua hari penuh diskusi, bertukar gagasan, dan belajar bersama tentang demokrasi, hak asasi manusia, serta keadilan lingkungan. Ruang untuk saling terhubung dan tumbuh bersama sebagai anak muda yang ingin membawa perubahan. Kabar baiknya, pendaftaran Kelas Kedua masih dibuka, loh! 👀 📅 23-24 Oktober 2026 Buat kamu yang ingin memperluas perspektif, bertemu kawan seperjuangan, dan mengembangkan gagasan untuk perubahan sosial, ini kesempatanmu untuk ikut bergabung! Jangan sampai kelewatan. Yuk, jadi bagian dari RE:MAKING SOCIETY! #ReMakingSociety #Gemawan #AktivisMuda #Demokrasi #HAM
3 weeks ago
View on Instagram |
2/9
Halo, orang muda! 👋

Ada kabar baik nih! RE:MAKING SOCIETY kembali hadir di Batch 2! 🎉

RE:MAKING SOCIETY
Inovator Sosial untuk Demokrasi, Hak Asasi Manusia, dan Keadilan Lingkungan

Ruang belajar dan diskusi bagi orang muda untuk memahami demokrasi, HAM, keadilan lingkungan, relasi kuasa, serta gerakan sosial di Indonesia.

📍 Lokasi: Rumah Gesit Borneo, Jl. Ujung Pandang, Pontianak

📅 Tanggal: 23-24 Oktober 2026 (Jumat-Sabtu)

👥 Kuota: Terbatas untuk 15 peserta

⏳ Pendaftaran ditutup: 21 Oktober 2026

Yuk, jadi bagian dari ruang belajar ini untuk bertukar perspektif, berdiskusi, dan membangun gagasan bersama!

🔗 Daftar sekarang: s.id/KelasMuda2

📄 Baca TOR dan jadwal kegiatan: 
s.id/TORKELASMUDA2

Sampai bertemu di kelas! ✊
•
Follow
Halo, orang muda! 👋 Ada kabar baik nih! RE:MAKING SOCIETY kembali hadir di Batch 2! 🎉 RE:MAKING SOCIETY Inovator Sosial untuk Demokrasi, Hak Asasi Manusia, dan Keadilan Lingkungan Ruang belajar dan diskusi bagi orang muda untuk memahami demokrasi, HAM, keadilan lingkungan, relasi kuasa, serta gerakan sosial di Indonesia. 📍 Lokasi: Rumah Gesit Borneo, Jl. Ujung Pandang, Pontianak 📅 Tanggal: 23-24 Oktober 2026 (Jumat-Sabtu) 👥 Kuota: Terbatas untuk 15 peserta ⏳ Pendaftaran ditutup: 21 Oktober 2026 Yuk, jadi bagian dari ruang belajar ini untuk bertukar perspektif, berdiskusi, dan membangun gagasan bersama! 🔗 Daftar sekarang: s.id/KelasMuda2 📄 Baca TOR dan jadwal kegiatan: s.id/TORKELASMUDA2 Sampai bertemu di kelas! ✊
3 weeks ago
View on Instagram |
3/9
Halo, orang muda! 👋

Dibuka pendaftaran kelas:

RE:MAKING SOCIETY
Inovator Sosial untuk Demokrasi, Hak Asasi Manusia, dan Keadilan Lingkungan

Ruang belajar dan diskusi bagi orang muda untuk memahami demokrasi, HAM, keadilan lingkungan, kekuasaan, serta gerakan sosial di Indonesia.

📍 Rumah Gesit Borneo
Jl. Ujung Pandang, Pontianak

📅 Kelas mulai dari tanggal 16-17 November 2026
👥 Terbatas hanya untuk 15 orang
⏳ Pendaftaran ditutup 14 Oktober 2026

Yuk, daftar dan jadi bagian dari ruang belajar ini.

s.id/KelasMuda
•
Follow
Halo, orang muda! 👋 Dibuka pendaftaran kelas: RE:MAKING SOCIETY Inovator Sosial untuk Demokrasi, Hak Asasi Manusia, dan Keadilan Lingkungan Ruang belajar dan diskusi bagi orang muda untuk memahami demokrasi, HAM, keadilan lingkungan, kekuasaan, serta gerakan sosial di Indonesia. 📍 Rumah Gesit Borneo Jl. Ujung Pandang, Pontianak 📅 Kelas mulai dari tanggal 16-17 November 2026 👥 Terbatas hanya untuk 15 orang ⏳ Pendaftaran ditutup 14 Oktober 2026 Yuk, daftar dan jadi bagian dari ruang belajar ini. s.id/KelasMuda
4 weeks ago
View on Instagram |
4/9
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat.

Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan.

Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing.

Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat.

Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan.

Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing.

Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat.

Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan.

Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing.

Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat.

Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan.

Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing.

Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat.

Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan.

Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing.

Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat.

Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan.

Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing.

Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat.

Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan.

Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing.

Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat.

Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan.

Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing.

Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat.

Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan.

Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing.

Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
•
Follow
Melalui konsolidasi Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Kalimantan, masyarakat sipil lintas wilayah berkumpul untuk membaca situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan serta dampaknya terhadap masyarakat. Pertemuan ICSF Kalimantan yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 secara daring menjadi ruang untuk berbagi perkembangan situasi Karhutla dari berbagai wilayah, sekaligus bertukar pengalaman dan pembelajaran mengenai respons masyarakat sipil terhadap krisis ekologis dan kebencanaan. Selama Karhutla terjadi, berbagai aktor masyarakat sipil menceritakan peran mereka, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, dukungan bagi masyarakat terdampak, pengumpulan data, edukasi publik, hingga advokasi kebijakan. Namun, berbagai respons tersebut masih banyak berjalan berdasarkan wilayah dan kapasitas masing-masing. Melalui konsolidasi ini, pengalaman dari berbagai wilayah Kalimantan dipertemukan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, serta ruang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama. Konsolidasi masyarakat sipil ini menjadi bagian penting untuk memperkuat solidaritas dan kerja bersama dalam menghadapi krisis ekologis, Karhutla, dan persoalan lingkungan di Kalimantan.
1 month ago
View on Instagram |
5/9
Kabut asap menjadi pengingat bahwa banyak masyarakat masih terdampak dan terus berjuang memastikan ruang penghidupan mereka tetap aman.

Di beberapa wilayah, titik api mulai mereda. Hujan juga mulai turun. Namun, pulihnya langit bukan berarti semuanya selesai.

Di baliknya, ada rumah, lahan, sumber air, aktivitas warga, dan ruang hidup yang perlu dipulihkan setelah kebakaran hutan dan lahan.

Pemulihan membutuhkan waktu. Dan dukungan dari kita dapat menjadi bagian dari proses itu.

Segala bentuk bantuan, sekecil apa pun, dapat membantu masyarakat dalam menghadapi dampak dan memulihkan ruang penghidupan mereka pascakarhutla.

Donasi dapat disalurkan melalui:
BNI 1980045120
a.n. Perkumpulan Gemawan

Konfirmasi donasi:
+62 896-9329-7519
•
Follow
Kabut asap menjadi pengingat bahwa banyak masyarakat masih terdampak dan terus berjuang memastikan ruang penghidupan mereka tetap aman. Di beberapa wilayah, titik api mulai mereda. Hujan juga mulai turun. Namun, pulihnya langit bukan berarti semuanya selesai. Di baliknya, ada rumah, lahan, sumber air, aktivitas warga, dan ruang hidup yang perlu dipulihkan setelah kebakaran hutan dan lahan. Pemulihan membutuhkan waktu. Dan dukungan dari kita dapat menjadi bagian dari proses itu. Segala bentuk bantuan, sekecil apa pun, dapat membantu masyarakat dalam menghadapi dampak dan memulihkan ruang penghidupan mereka pascakarhutla. Donasi dapat disalurkan melalui: BNI 1980045120 a.n. Perkumpulan Gemawan Konfirmasi donasi: +62 896-9329-7519
1 month ago
View on Instagram |
6/9
Donasi yang terkumpul merupakan akumulasi dari kegiatan penggalangan dana dan sumbangan yang disalurkan langsung melalui rekening Gemawan. Donasi ini akan disalurkan untuk mendukung kebutuhan warga dan tim relawan yang terdampak karhutla.

Terima kasih sebesar-besarnya kepada setiap orang yang telah menyisihkan waktu, tenaga, dan rezekinya untuk ikut membantu. Setiap bantuan yang diberikan, berapa pun jumlahnya, sangat berarti dan menjadi bagian dari upaya bersama untuk melewati situasi ini.

Bagi yang masih ingin berdonasi, bantuan dapat disalurkan melalui:

Bank BNI
Rekening: 1980045120
a.n. Perkumpulan Gemawan

Sekali lagi, terima kasih atas kepercayaan, kepedulian, dan dukungan yang telah diberikan. Semoga kebaikan yang teman-teman berikan dapat sampai kepada mereka yang membutuhkan.
•
Follow
Donasi yang terkumpul merupakan akumulasi dari kegiatan penggalangan dana dan sumbangan yang disalurkan langsung melalui rekening Gemawan. Donasi ini akan disalurkan untuk mendukung kebutuhan warga dan tim relawan yang terdampak karhutla. Terima kasih sebesar-besarnya kepada setiap orang yang telah menyisihkan waktu, tenaga, dan rezekinya untuk ikut membantu. Setiap bantuan yang diberikan, berapa pun jumlahnya, sangat berarti dan menjadi bagian dari upaya bersama untuk melewati situasi ini. Bagi yang masih ingin berdonasi, bantuan dapat disalurkan melalui: Bank BNI Rekening: 1980045120 a.n. Perkumpulan Gemawan Sekali lagi, terima kasih atas kepercayaan, kepedulian, dan dukungan yang telah diberikan. Semoga kebaikan yang teman-teman berikan dapat sampai kepada mereka yang membutuhkan.
2 months ago
View on Instagram |
7/9
Bantuan Air Bersih (Batch 2) Kamis, 17 September  2026

Bagi warga yang membutuhkan air bersih, tersedia bantuan air bersih yang dapat diambil di Rumah Gesit Borneo.

📍 Lokasi pengambilan: Rumah Gesit Borneo
💧 Persediaan terbatas, selama stok masih tersedia.

Air tetap perlu dimasak untuk terhindari dari paparan bakteri.

Silakan datang dan ambil sesuai kebutuhan. Semoga bantuan ini dapat membantu warga yang sedang menghadapi kondisi kekeringan.
•
Follow
Bantuan Air Bersih (Batch 2) Kamis, 17 September 2026 Bagi warga yang membutuhkan air bersih, tersedia bantuan air bersih yang dapat diambil di Rumah Gesit Borneo. 📍 Lokasi pengambilan: Rumah Gesit Borneo 💧 Persediaan terbatas, selama stok masih tersedia. Air tetap perlu dimasak untuk terhindari dari paparan bakteri. Silakan datang dan ambil sesuai kebutuhan. Semoga bantuan ini dapat membantu warga yang sedang menghadapi kondisi kekeringan.
2 months ago
View on Instagram |
8/9
Bantuan Air Bersih

Bagi warga yang membutuhkan air bersih, tersedia bantuan air bersih yang dapat diambil di Rumah Gesit Borneo.

📍 Lokasi pengambilan: Rumah Gesit Borneo
💧 Persediaan terbatas, selama stok masih tersedia.

Silakan datang dan ambil sesuai kebutuhan. Semoga bantuan ini dapat membantu warga yang sedang menghadapi kondisi kekeringan.
•
Follow
Bantuan Air Bersih Bagi warga yang membutuhkan air bersih, tersedia bantuan air bersih yang dapat diambil di Rumah Gesit Borneo. 📍 Lokasi pengambilan: Rumah Gesit Borneo 💧 Persediaan terbatas, selama stok masih tersedia. Silakan datang dan ambil sesuai kebutuhan. Semoga bantuan ini dapat membantu warga yang sedang menghadapi kondisi kekeringan.
2 months ago
View on Instagram |
9/9
View on Instagram

Collab!

Rumah Gesit Gemawan

Jl. Ujung Pandang No. 89
Pontianak | Kalimantan Barat | Indonesia
Telp.: (+62561)5628041
E-mail: info[at]gemawan.org
Pengaduan: lapor[at]gemawan.org

Connect!

Create!

PERSADA
LESTARI
SIGAP
#BorneoMangroveAction
SIGMA
Copyright © 2026 Lembaga Gemawan. All rights reserved. Theme: Spacious by ThemeGrill. Powered by: WordPress