
Pengetahuan mengenai kain dan berbagai teknik pembuatannya telah diwariskan secara turun-temurun. Sulam Kalengkang hadir melalui pertukaran budaya dengan bangsa asing dan diyakini memiliki hubungan dengan India. Berbeda dari sulaman pada umumnya, Kalengkang menggunakan benang logam yang dapat berupa campuran emas maupun perak. Penggunaan bahan tersebut menghasilkan permukaan sulaman yang berkilau dan memberikan kesan mewah. Dalam perkembangannya, Kalengkang tidak hanya digunakan oleh keluarga kerajaan dan bangsawan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
Buku ini hadir sebagai salah satu upaya untuk mendekatkan kembali Sulam Kalengkang kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Di dalamnya dihimpun pengetahuan mengenai sejarah kehadiran Kalengkang di Kalimantan Barat, ragam motif, teknik pembuatan, pemakaian, para pengrajin, serta berbagai upaya yang dilakukan untuk mempertahankan keberadaannya.
