Skip to content
Gemawan

Lembaga Gemawan

Self-Sufficient and Independent Society

Menu

  • Home
  • News
    • Women Empowerment
    • Community Based Development
    • Natural Resource
    • Economic Development
    • Good Governance
  • Publication
    • Report
    • Opinion
    • Position Statement
    • Book
  • Spatial
    • Social Forestry Dashboard
  • About
    • Team
    • Programme & Activities
  • Innovation
    • LESTARI
    • PERSADA
    • SIGAP
  • English Version
    • Bahasa Indonesia
    • English Version

Village

Drones Put Land Rights Back On the Map

Drones Put People Rights

These important initiatives are being driven by drones and novel forms of map making. The law legitimises village level spatial planning based on participatory mapping, leaving village governments better positioned at the negotiation table against state and private actors. What

admin May 30, 2022November 30, 2022 Opinion Read more

Village SDGs and Reconstruction of Sustainable Development Paradigm

SDGs Desa

SDGs at a glance The Sustainable Development Goals (SDGs) are a global development agenda agreed by 193 countries in 2015, replacing the MDGs (Millennium Development Goals) which ended in the same year. The end of the project, which had been

admin May 17, 2021March 16, 2022 Opinion No Comments Read more

Revegetation of Burned Land in Maya Island

Kolaborasi cegah Kebakaran Hutan Revegetation

An effort to restore burned land and forest with environmentally friendly, superior, and economic crops (revegetation) was made in three villages in Maya Island District, North Kayong Regency. The burned land is very large so that it becomes the spotlight

admin February 10, 2021March 17, 2022 News No Comments Read more

Through Self-Reliance and Mutual Aid, LPHD of Tanjung Satai Village Implements Group Independence and Sustainability

Perhutanan Sosial Hutan Desa Gambut

In village forest management, the Village Forest Management Institution (LPHD) of Tanjung Satay runs group independence with the principle of mutual cooperation for the sustainability of the group. This is the same as being conveyed by the Head of Tanjung

admin February 3, 2021February 14, 2023 Natural Resource, News Read more

Gemawan’s Effort to Improve Village Community Economy in Kayong Utara through Social Forestry Scheme

Perhutanan Sosial Pulau Maya dengan skema Hutan Desa untuk lestarikan mangrove

The Issuance of government regulation, PermenLHK No. 83, on Social Forestry opens up opportunities for villages in forest areas to improve village community economy through social forestry businesses through Village Forestry scheme. This opportunity is actualized by Gemawan in order

admin December 23, 2020February 16, 2023 Community Based Development, Headline, News Read more

Role of Civil Society Organizations (NGOs) in Regional Sustainable Development

organisasi masyarakat sipil Sustainable Development

Opened by the Director of the Gemawan Institute, Laili Khairnur, an online seminar with the theme of the Role of Civil Society Organizations (NGOs) in Regional Sustainable Development was held on Thursday (17/12). “Gemawan participates in encouraging the involvement of

admin December 18, 2020February 16, 2023 Headline, News Read more

Participatory Mapping: Actualizing Opportunities for Protection of People’s Right to Forests and Land

Participatory Mapping Pemetaan Partisipatif Gemawan

Participatory mapping can be the answer to slowly unravel the tangled threads of spatial management in Indonesia. This model will move the communities in each region to jointly ensure the definitive boundaries of their management rights to forests and land.

admin December 10, 2020March 31, 2022 Opinion No Comments Read more

Enchantment of Podorukun Liberika Coffee, Coffee Products Introduced to neighboring country

Kopi Liberika

Drinking coffee is a trend which is not affected by the Covid-19 pandemic. The trend which has been existing for decades in the society of West Kalimantan, is not only be able to do at homes by the old generation,

admin November 30, 2020February 16, 2023 Community Based Development, Economic Development, News Read more

Enchantment of Podorukun Liberika Coffee: Farmers’ Mainstay For Decades

Liberika Coffee

Besides Liberika coffee, there are other types of coffee grown by the Podorukun community, which is robusta coffee. Yet, it is not as various as Liberika. Enchantment of Podorukun Liberika Coffee That night, the rain poured down quite heavily in

admin November 25, 2020July 5, 2022 Community Based Development, Economic Development, News No Comments Read more

Peat Farmer Field Schools to Create Farmer Cadres

Sekolah Lapang Petani Gambut di Punggur

Gemawan Developed Peat Care Villages Gemawan developed Peat Farmers Field Schools (SLPG) to train farmer cadres from four Peat Care Villages in Kubu Raya Regency. A total of 20 cadres of farmer group representatives from Punggur Besar Village, Punggur Kecil

admin October 16, 2020February 16, 2023 Community Based Development, News Read more
  • « Previous

Instagram

Perubahan yang berkelanjutan lahir dari orang-orang yang siap belajar, berbagi, dan menggerakkan orang lain.

Melalui kegiatan Training of Trainers (ToT) Pegiat Perubahan di Kabupaten Sambas, Gemawan memperkuat kapasitas para pegiat desa sebagai fasilitator yang mampu mendorong perubahan di komunitasnya. 

Selama pelatihan, peserta bersama-sama belajar mengenai kepemimpinan, komunikasi partisipatif, keadilan gender, perubahan iklim, hingga teknik fasilitasi yang dapat diterapkan dalam proses pendampingan
Perubahan yang berkelanjutan lahir dari orang-orang yang siap belajar, berbagi, dan menggerakkan orang lain.

Melalui kegiatan Training of Trainers (ToT) Pegiat Perubahan di Kabupaten Sambas, Gemawan memperkuat kapasitas para pegiat desa sebagai fasilitator yang mampu mendorong perubahan di komunitasnya. 

Selama pelatihan, peserta bersama-sama belajar mengenai kepemimpinan, komunikasi partisipatif, keadilan gender, perubahan iklim, hingga teknik fasilitasi yang dapat diterapkan dalam proses pendampingan
Perubahan yang berkelanjutan lahir dari orang-orang yang siap belajar, berbagi, dan menggerakkan orang lain.

Melalui kegiatan Training of Trainers (ToT) Pegiat Perubahan di Kabupaten Sambas, Gemawan memperkuat kapasitas para pegiat desa sebagai fasilitator yang mampu mendorong perubahan di komunitasnya. 

Selama pelatihan, peserta bersama-sama belajar mengenai kepemimpinan, komunikasi partisipatif, keadilan gender, perubahan iklim, hingga teknik fasilitasi yang dapat diterapkan dalam proses pendampingan
Perubahan yang berkelanjutan lahir dari orang-orang yang siap belajar, berbagi, dan menggerakkan orang lain.

Melalui kegiatan Training of Trainers (ToT) Pegiat Perubahan di Kabupaten Sambas, Gemawan memperkuat kapasitas para pegiat desa sebagai fasilitator yang mampu mendorong perubahan di komunitasnya. 

Selama pelatihan, peserta bersama-sama belajar mengenai kepemimpinan, komunikasi partisipatif, keadilan gender, perubahan iklim, hingga teknik fasilitasi yang dapat diterapkan dalam proses pendampingan
Perubahan yang berkelanjutan lahir dari orang-orang yang siap belajar, berbagi, dan menggerakkan orang lain.

Melalui kegiatan Training of Trainers (ToT) Pegiat Perubahan di Kabupaten Sambas, Gemawan memperkuat kapasitas para pegiat desa sebagai fasilitator yang mampu mendorong perubahan di komunitasnya. 

Selama pelatihan, peserta bersama-sama belajar mengenai kepemimpinan, komunikasi partisipatif, keadilan gender, perubahan iklim, hingga teknik fasilitasi yang dapat diterapkan dalam proses pendampingan
Perubahan yang berkelanjutan lahir dari orang-orang yang siap belajar, berbagi, dan menggerakkan orang lain.

Melalui kegiatan Training of Trainers (ToT) Pegiat Perubahan di Kabupaten Sambas, Gemawan memperkuat kapasitas para pegiat desa sebagai fasilitator yang mampu mendorong perubahan di komunitasnya. 

Selama pelatihan, peserta bersama-sama belajar mengenai kepemimpinan, komunikasi partisipatif, keadilan gender, perubahan iklim, hingga teknik fasilitasi yang dapat diterapkan dalam proses pendampingan
Perubahan yang berkelanjutan lahir dari orang-orang yang siap belajar, berbagi, dan menggerakkan orang lain.

Melalui kegiatan Training of Trainers (ToT) Pegiat Perubahan di Kabupaten Sambas, Gemawan memperkuat kapasitas para pegiat desa sebagai fasilitator yang mampu mendorong perubahan di komunitasnya. 

Selama pelatihan, peserta bersama-sama belajar mengenai kepemimpinan, komunikasi partisipatif, keadilan gender, perubahan iklim, hingga teknik fasilitasi yang dapat diterapkan dalam proses pendampingan
Perubahan yang berkelanjutan lahir dari orang-orang yang siap belajar, berbagi, dan menggerakkan orang lain.

Melalui kegiatan Training of Trainers (ToT) Pegiat Perubahan di Kabupaten Sambas, Gemawan memperkuat kapasitas para pegiat desa sebagai fasilitator yang mampu mendorong perubahan di komunitasnya. 

Selama pelatihan, peserta bersama-sama belajar mengenai kepemimpinan, komunikasi partisipatif, keadilan gender, perubahan iklim, hingga teknik fasilitasi yang dapat diterapkan dalam proses pendampingan
Perubahan yang berkelanjutan lahir dari orang-orang yang siap belajar, berbagi, dan menggerakkan orang lain.

Melalui kegiatan Training of Trainers (ToT) Pegiat Perubahan di Kabupaten Sambas, Gemawan memperkuat kapasitas para pegiat desa sebagai fasilitator yang mampu mendorong perubahan di komunitasnya. 

Selama pelatihan, peserta bersama-sama belajar mengenai kepemimpinan, komunikasi partisipatif, keadilan gender, perubahan iklim, hingga teknik fasilitasi yang dapat diterapkan dalam proses pendampingan
Perubahan yang berkelanjutan lahir dari orang-orang yang siap belajar, berbagi, dan menggerakkan orang lain.

Melalui kegiatan Training of Trainers (ToT) Pegiat Perubahan di Kabupaten Sambas, Gemawan memperkuat kapasitas para pegiat desa sebagai fasilitator yang mampu mendorong perubahan di komunitasnya. 

Selama pelatihan, peserta bersama-sama belajar mengenai kepemimpinan, komunikasi partisipatif, keadilan gender, perubahan iklim, hingga teknik fasilitasi yang dapat diterapkan dalam proses pendampingan
•
Follow
Perubahan yang berkelanjutan lahir dari orang-orang yang siap belajar, berbagi, dan menggerakkan orang lain. Melalui kegiatan Training of Trainers (ToT) Pegiat Perubahan di Kabupaten Sambas, Gemawan memperkuat kapasitas para pegiat desa sebagai fasilitator yang mampu mendorong perubahan di komunitasnya. Selama pelatihan, peserta bersama-sama belajar mengenai kepemimpinan, komunikasi partisipatif, keadilan gender, perubahan iklim, hingga teknik fasilitasi yang dapat diterapkan dalam proses pendampingan
2 days ago
View on Instagram |
1/9
Sepanjang Juni 2026, Gemawan menyelenggarakan rangkaian Focus Group Discussion (FGD) dan dialog multipihak di berbagai kabupaten di Kalimantan Barat dengan melibatkan pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, akademisi, media, kelompok perempuan, kelompok tani, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Melalui ruang dialog ini, berbagai isu strategis dibahas bersama, mulai dari pembangunan yang responsif gender, adaptasi terhadap perubahan iklim, penguatan peran perempuan petani, ketahanan pangan, akses terhadap informasi iklim, hingga pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Sejumlah forum juga memperkenalkan pendekatan 3R (Recognition, Representation, dan Redistribution) serta Program Perempuan KUAT sebagai bagian dari upaya memperkuat kepemimpinan, kapasitas, dan partisipasi perempuan dalam pembangunan.

Kolaborasi yang terbangun hari ini menjadi fondasi penting untuk mewujudkan masyarakat yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.
Sepanjang Juni 2026, Gemawan menyelenggarakan rangkaian Focus Group Discussion (FGD) dan dialog multipihak di berbagai kabupaten di Kalimantan Barat dengan melibatkan pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, akademisi, media, kelompok perempuan, kelompok tani, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Melalui ruang dialog ini, berbagai isu strategis dibahas bersama, mulai dari pembangunan yang responsif gender, adaptasi terhadap perubahan iklim, penguatan peran perempuan petani, ketahanan pangan, akses terhadap informasi iklim, hingga pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Sejumlah forum juga memperkenalkan pendekatan 3R (Recognition, Representation, dan Redistribution) serta Program Perempuan KUAT sebagai bagian dari upaya memperkuat kepemimpinan, kapasitas, dan partisipasi perempuan dalam pembangunan.

Kolaborasi yang terbangun hari ini menjadi fondasi penting untuk mewujudkan masyarakat yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.
Sepanjang Juni 2026, Gemawan menyelenggarakan rangkaian Focus Group Discussion (FGD) dan dialog multipihak di berbagai kabupaten di Kalimantan Barat dengan melibatkan pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, akademisi, media, kelompok perempuan, kelompok tani, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Melalui ruang dialog ini, berbagai isu strategis dibahas bersama, mulai dari pembangunan yang responsif gender, adaptasi terhadap perubahan iklim, penguatan peran perempuan petani, ketahanan pangan, akses terhadap informasi iklim, hingga pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Sejumlah forum juga memperkenalkan pendekatan 3R (Recognition, Representation, dan Redistribution) serta Program Perempuan KUAT sebagai bagian dari upaya memperkuat kepemimpinan, kapasitas, dan partisipasi perempuan dalam pembangunan.

Kolaborasi yang terbangun hari ini menjadi fondasi penting untuk mewujudkan masyarakat yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.
Sepanjang Juni 2026, Gemawan menyelenggarakan rangkaian Focus Group Discussion (FGD) dan dialog multipihak di berbagai kabupaten di Kalimantan Barat dengan melibatkan pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, akademisi, media, kelompok perempuan, kelompok tani, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Melalui ruang dialog ini, berbagai isu strategis dibahas bersama, mulai dari pembangunan yang responsif gender, adaptasi terhadap perubahan iklim, penguatan peran perempuan petani, ketahanan pangan, akses terhadap informasi iklim, hingga pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Sejumlah forum juga memperkenalkan pendekatan 3R (Recognition, Representation, dan Redistribution) serta Program Perempuan KUAT sebagai bagian dari upaya memperkuat kepemimpinan, kapasitas, dan partisipasi perempuan dalam pembangunan.

Kolaborasi yang terbangun hari ini menjadi fondasi penting untuk mewujudkan masyarakat yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.
Sepanjang Juni 2026, Gemawan menyelenggarakan rangkaian Focus Group Discussion (FGD) dan dialog multipihak di berbagai kabupaten di Kalimantan Barat dengan melibatkan pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, akademisi, media, kelompok perempuan, kelompok tani, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Melalui ruang dialog ini, berbagai isu strategis dibahas bersama, mulai dari pembangunan yang responsif gender, adaptasi terhadap perubahan iklim, penguatan peran perempuan petani, ketahanan pangan, akses terhadap informasi iklim, hingga pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Sejumlah forum juga memperkenalkan pendekatan 3R (Recognition, Representation, dan Redistribution) serta Program Perempuan KUAT sebagai bagian dari upaya memperkuat kepemimpinan, kapasitas, dan partisipasi perempuan dalam pembangunan.

Kolaborasi yang terbangun hari ini menjadi fondasi penting untuk mewujudkan masyarakat yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.
Sepanjang Juni 2026, Gemawan menyelenggarakan rangkaian Focus Group Discussion (FGD) dan dialog multipihak di berbagai kabupaten di Kalimantan Barat dengan melibatkan pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, akademisi, media, kelompok perempuan, kelompok tani, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Melalui ruang dialog ini, berbagai isu strategis dibahas bersama, mulai dari pembangunan yang responsif gender, adaptasi terhadap perubahan iklim, penguatan peran perempuan petani, ketahanan pangan, akses terhadap informasi iklim, hingga pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Sejumlah forum juga memperkenalkan pendekatan 3R (Recognition, Representation, dan Redistribution) serta Program Perempuan KUAT sebagai bagian dari upaya memperkuat kepemimpinan, kapasitas, dan partisipasi perempuan dalam pembangunan.

Kolaborasi yang terbangun hari ini menjadi fondasi penting untuk mewujudkan masyarakat yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.
•
Follow
Sepanjang Juni 2026, Gemawan menyelenggarakan rangkaian Focus Group Discussion (FGD) dan dialog multipihak di berbagai kabupaten di Kalimantan Barat dengan melibatkan pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, akademisi, media, kelompok perempuan, kelompok tani, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Melalui ruang dialog ini, berbagai isu strategis dibahas bersama, mulai dari pembangunan yang responsif gender, adaptasi terhadap perubahan iklim, penguatan peran perempuan petani, ketahanan pangan, akses terhadap informasi iklim, hingga pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Sejumlah forum juga memperkenalkan pendekatan 3R (Recognition, Representation, dan Redistribution) serta Program Perempuan KUAT sebagai bagian dari upaya memperkuat kepemimpinan, kapasitas, dan partisipasi perempuan dalam pembangunan. Kolaborasi yang terbangun hari ini menjadi fondasi penting untuk mewujudkan masyarakat yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.
4 days ago
View on Instagram |
2/9
Di saat banyak hal terasa semakin bising, perjumpaan menjadi cara untuk tetap mendengar satu sama lain. 

Dari ruang Diseminasi dan Dialog Tindak Lanjut Hasil Indonesia Civil Society Forum Regional Kalimantan dan Sumatera, kami belajar: gerakan tidak tumbuh dari kerja sendiri. Tetapi dari keberanian untuk tetap terhubung, menyusun langkah adaptif, dan menjaga suara-suara tetap punya tempat, karena solidaritas perlu terus dirawat.

#indonesiacivilsocietyforum #ICSF #kawangemawan #borneoinisiatif
•
Follow
Di saat banyak hal terasa semakin bising, perjumpaan menjadi cara untuk tetap mendengar satu sama lain. Dari ruang Diseminasi dan Dialog Tindak Lanjut Hasil Indonesia Civil Society Forum Regional Kalimantan dan Sumatera, kami belajar: gerakan tidak tumbuh dari kerja sendiri. Tetapi dari keberanian untuk tetap terhubung, menyusun langkah adaptif, dan menjaga suara-suara tetap punya tempat, karena solidaritas perlu terus dirawat. #indonesiacivilsocietyforum #ICSF #kawangemawan #borneoinisiatif
2 months ago
View on Instagram |
3/9
Di tengah ancaman krisis iklim yang kian nyata menyentuh ruang-ruang domestik dan produktif masyarakat pedesaan, Gemawan gelar workshop dan uji coba modul bertajuk “Kepemimpinan Perempuan Muda dalam Membangun Ketangguhan Komunitas Terhadap Krisis Iklim”. 

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 7-8 April 2026, di Rumah Panjang Madang, Dusun Karangan Bunut, Desa Menua Sadap, Kecamatan Embaloh Hulu, Kab. Kapuas Hulu menjadi momentum krusial bagi perempuan muda  untuk mengambil peran kepemimpinan dalam menjaga ekosistem lokal.

#WorkshopGemawan #Gemawan #PerempuanMuda #Krisisiklim #Kepemimpinanperempuan
•
Follow
Di tengah ancaman krisis iklim yang kian nyata menyentuh ruang-ruang domestik dan produktif masyarakat pedesaan, Gemawan gelar workshop dan uji coba modul bertajuk “Kepemimpinan Perempuan Muda dalam Membangun Ketangguhan Komunitas Terhadap Krisis Iklim”. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 7-8 April 2026, di Rumah Panjang Madang, Dusun Karangan Bunut, Desa Menua Sadap, Kecamatan Embaloh Hulu, Kab. Kapuas Hulu menjadi momentum krusial bagi perempuan muda untuk mengambil peran kepemimpinan dalam menjaga ekosistem lokal. #WorkshopGemawan #Gemawan #PerempuanMuda #Krisisiklim #Kepemimpinanperempuan
3 months ago
View on Instagram |
4/9
Di tengah ancaman krisis iklim yang kian nyata menyentuh ruang-ruang domestik dan produktif masyarakat pedesaan, Gemawan gelar workshop dan uji coba modul bertajuk “Kepemimpinan Perempuan Muda dalam Membangun Ketangguhan Komunitas Terhadap Krisis Iklim”. 

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 30–31 Maret 2026, di Aula Kantor Desa Punggur Kecil, Kec. Sungai Kakap, Kab. Kubu Raya menjadi momentum krusial bagi perempuan muda  untuk mengambil peran kepemimpinan dalam menjaga ekosistem lokal.

#WorkshopGemawan #Gemawan #PerempuanMuda #Krisisiklim #Kepemimpinanperempuan
•
Follow
Di tengah ancaman krisis iklim yang kian nyata menyentuh ruang-ruang domestik dan produktif masyarakat pedesaan, Gemawan gelar workshop dan uji coba modul bertajuk “Kepemimpinan Perempuan Muda dalam Membangun Ketangguhan Komunitas Terhadap Krisis Iklim”. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 30–31 Maret 2026, di Aula Kantor Desa Punggur Kecil, Kec. Sungai Kakap, Kab. Kubu Raya menjadi momentum krusial bagi perempuan muda untuk mengambil peran kepemimpinan dalam menjaga ekosistem lokal. #WorkshopGemawan #Gemawan #PerempuanMuda #Krisisiklim #Kepemimpinanperempuan
3 months ago
View on Instagram |
5/9
Hai #KawanGemawan

Kami sedang membuka kesempatan bagi kamu yang mau berkontribusi dalam mendorong perubahan sosial, cek kualifikasi lengkap pada poster dan kirimkan lamaranmu.

Lokasi: Kalimantan Barat

#Gemawan #openrecruitment #perempuanberdaya #keadilangender
Hai #KawanGemawan

Kami sedang membuka kesempatan bagi kamu yang mau berkontribusi dalam mendorong perubahan sosial, cek kualifikasi lengkap pada poster dan kirimkan lamaranmu.

Lokasi: Kalimantan Barat

#Gemawan #openrecruitment #perempuanberdaya #keadilangender
Hai #KawanGemawan

Kami sedang membuka kesempatan bagi kamu yang mau berkontribusi dalam mendorong perubahan sosial, cek kualifikasi lengkap pada poster dan kirimkan lamaranmu.

Lokasi: Kalimantan Barat

#Gemawan #openrecruitment #perempuanberdaya #keadilangender
Hai #KawanGemawan

Kami sedang membuka kesempatan bagi kamu yang mau berkontribusi dalam mendorong perubahan sosial, cek kualifikasi lengkap pada poster dan kirimkan lamaranmu.

Lokasi: Kalimantan Barat

#Gemawan #openrecruitment #perempuanberdaya #keadilangender
•
Follow
Hai #KawanGemawan Kami sedang membuka kesempatan bagi kamu yang mau berkontribusi dalam mendorong perubahan sosial, cek kualifikasi lengkap pada poster dan kirimkan lamaranmu. Lokasi: Kalimantan Barat #Gemawan #openrecruitment #perempuanberdaya #keadilangender
4 months ago
View on Instagram |
6/9
G-Talks Gemawan Is Calling!

Menanam Narasi, Menuai
Perubahan: Menguatkan Cerita Perempuan dan Pengelolaan Sumber Daya Alam.

Ruang diskusi untuk merefleksikan bagaimana perempuan dan pengelolaan sumber daya alam selama ini direpresentasikan di media dan ruang publik, serta mengupayakan membangun narasi yang lebih adil, transformatif dan berpihak pada pengalaman serta kepemimpinan perempuan.

🗓 Kamis, 05 Maret 2026
🕐 15.00 WIB - Waktu Buka Puasa Bersama
📍 Rumah GESIT, Perkumpulan Gemawan (Jl Ujung Pandang, no 89, Kota Pontianak)

Konfirmasi kehadiran melalui https://bit.ly/G-Talks1

#GTalks #Gemawan #NarasiPerempuan #perempuan
•
Follow
G-Talks Gemawan Is Calling! Menanam Narasi, Menuai Perubahan: Menguatkan Cerita Perempuan dan Pengelolaan Sumber Daya Alam. Ruang diskusi untuk merefleksikan bagaimana perempuan dan pengelolaan sumber daya alam selama ini direpresentasikan di media dan ruang publik, serta mengupayakan membangun narasi yang lebih adil, transformatif dan berpihak pada pengalaman serta kepemimpinan perempuan. 🗓 Kamis, 05 Maret 2026 🕐 15.00 WIB - Waktu Buka Puasa Bersama 📍 Rumah GESIT, Perkumpulan Gemawan (Jl Ujung Pandang, no 89, Kota Pontianak) Konfirmasi kehadiran melalui https://bit.ly/G-Talks1 #GTalks #Gemawan #NarasiPerempuan #perempuan
4 months ago
View on Instagram |
7/9
Di banyak wilayah, tanah kita mulai lelah. Asap pembakaran, pupuk kimia dan alih fungsi lahan yang terus meluas secara signifikan menambah emisi bumi.

lalu bagaimana langkah yang tepat untuk nafas panjang keberlangsungan bumi esok hari?

Cek postingan diatas hingga slide akhir!

#Gemawan #PertanianBerkelanjutan #CeritaDariDesa #AksiIklim #emisikarbon
Di banyak wilayah, tanah kita mulai lelah. Asap pembakaran, pupuk kimia dan alih fungsi lahan yang terus meluas secara signifikan menambah emisi bumi.

lalu bagaimana langkah yang tepat untuk nafas panjang keberlangsungan bumi esok hari?

Cek postingan diatas hingga slide akhir!

#Gemawan #PertanianBerkelanjutan #CeritaDariDesa #AksiIklim #emisikarbon
Di banyak wilayah, tanah kita mulai lelah. Asap pembakaran, pupuk kimia dan alih fungsi lahan yang terus meluas secara signifikan menambah emisi bumi.

lalu bagaimana langkah yang tepat untuk nafas panjang keberlangsungan bumi esok hari?

Cek postingan diatas hingga slide akhir!

#Gemawan #PertanianBerkelanjutan #CeritaDariDesa #AksiIklim #emisikarbon
Di banyak wilayah, tanah kita mulai lelah. Asap pembakaran, pupuk kimia dan alih fungsi lahan yang terus meluas secara signifikan menambah emisi bumi.

lalu bagaimana langkah yang tepat untuk nafas panjang keberlangsungan bumi esok hari?

Cek postingan diatas hingga slide akhir!

#Gemawan #PertanianBerkelanjutan #CeritaDariDesa #AksiIklim #emisikarbon
Di banyak wilayah, tanah kita mulai lelah. Asap pembakaran, pupuk kimia dan alih fungsi lahan yang terus meluas secara signifikan menambah emisi bumi.

lalu bagaimana langkah yang tepat untuk nafas panjang keberlangsungan bumi esok hari?

Cek postingan diatas hingga slide akhir!

#Gemawan #PertanianBerkelanjutan #CeritaDariDesa #AksiIklim #emisikarbon
Di banyak wilayah, tanah kita mulai lelah. Asap pembakaran, pupuk kimia dan alih fungsi lahan yang terus meluas secara signifikan menambah emisi bumi.

lalu bagaimana langkah yang tepat untuk nafas panjang keberlangsungan bumi esok hari?

Cek postingan diatas hingga slide akhir!

#Gemawan #PertanianBerkelanjutan #CeritaDariDesa #AksiIklim #emisikarbon
Di banyak wilayah, tanah kita mulai lelah. Asap pembakaran, pupuk kimia dan alih fungsi lahan yang terus meluas secara signifikan menambah emisi bumi.

lalu bagaimana langkah yang tepat untuk nafas panjang keberlangsungan bumi esok hari?

Cek postingan diatas hingga slide akhir!

#Gemawan #PertanianBerkelanjutan #CeritaDariDesa #AksiIklim #emisikarbon
Di banyak wilayah, tanah kita mulai lelah. Asap pembakaran, pupuk kimia dan alih fungsi lahan yang terus meluas secara signifikan menambah emisi bumi.

lalu bagaimana langkah yang tepat untuk nafas panjang keberlangsungan bumi esok hari?

Cek postingan diatas hingga slide akhir!

#Gemawan #PertanianBerkelanjutan #CeritaDariDesa #AksiIklim #emisikarbon
•
Follow
Di banyak wilayah, tanah kita mulai lelah. Asap pembakaran, pupuk kimia dan alih fungsi lahan yang terus meluas secara signifikan menambah emisi bumi. lalu bagaimana langkah yang tepat untuk nafas panjang keberlangsungan bumi esok hari? Cek postingan diatas hingga slide akhir! #Gemawan #PertanianBerkelanjutan #CeritaDariDesa #AksiIklim #emisikarbon
8 months ago
View on Instagram |
8/9
Peringatan Hari Pohon Sedunia menjadi salah satu momentum untuk memahami peran penting pohon dalam kehidupan.

Melalui kolaborasi antara Gemawan, Hotel Golden Tulip, dan SMPN 10 Pontianak, kegiatan penanaman pohon ini diharapkan dapat memperkuat literasi lingkungan dan membangun kebiasaan menjaga ruang hidup sejak usia dini.

Harapannya setiap pohon yang ditanam adalah investasi bagi masa depan kita.

#Gemawan #creatconnectandcollabs #Haripohonsedunia #goldentuliphotel
•
Follow
Peringatan Hari Pohon Sedunia menjadi salah satu momentum untuk memahami peran penting pohon dalam kehidupan. Melalui kolaborasi antara Gemawan, Hotel Golden Tulip, dan SMPN 10 Pontianak, kegiatan penanaman pohon ini diharapkan dapat memperkuat literasi lingkungan dan membangun kebiasaan menjaga ruang hidup sejak usia dini. Harapannya setiap pohon yang ditanam adalah investasi bagi masa depan kita. #Gemawan #creatconnectandcollabs #Haripohonsedunia #goldentuliphotel
8 months ago
View on Instagram |
9/9
View on Instagram

Collab!

Rumah Gesit Gemawan

Jl. Ujung Pandang No. 89
Pontianak | Kalimantan Barat | Indonesia
Telp.: (+62561)5628041
E-mail: info[at]gemawan.org
Pengaduan: lapor[at]gemawan.org

Connect!

Create!

PERSADA
LESTARI
SIGAP
#BorneoMangroveAction
SIGMA
Copyright © 2026 Lembaga Gemawan. All rights reserved. Theme Spacious by ThemeGrill. Powered by: WordPress.