Perempuan Penjaga Air

Bersama dengan BothEnds, Ecoton, dan Elsam, Gemawan menggagas program yang bertujuan membangun kapasitas kelompok perempuan dalam pengelolaan sumberdaya air. Langkah itu dilakukan melalui keterlibatan aktif, pemberdayaan dan partisipasi perempuan dan kelompok perempuan akar rumput, termasuk tokoh masyarakat perempuan.

Melalui program ini, mereka akan didukung, diberdayakan dan dilengkapi dengan pengetahuan dan keterampilan dalam memantau kualitas sumber daya air mereka, mengidentifikasi sumber pencemaran dan kisaran dampak terhadap gender, kesehatan, ekonomi dan sosial terkait dengan pencemaran air.

Salah satu kelompok yang terbentuk adalah KUMPAI (Kelompok Umak-Umak Peduli Aik). Terbentuk pada 5 Januari 2019, Amok Ifat didaulat menjadi Ketua KUMPAI Semakuan. Kelompok yang beranggotakan 15 orang ini lazim melakukan pemantauan kualitas air sekali setiap bulannya. Hasilnya dicatat pada papan informasi yang bisa dilihat warga.

Selain melakukan pengukuran kualitas air, mereka juga membuat ecobrick, mengumpulkan sampah, menanam sayur dan toga (tanaman obat keluarga), budidaya ikan, pembuatan pupuk dan anti hama organik, serta demplot padi hitam. Secara berkala, mereka melakukan pertemuan rutin guna menambah bekal pengetahuan dan saling berbagi informasi.

Pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Internasional 5 Juni 2021 yang bertemakan Kehidupan di Bawah Kapuas di Pontianak, Amok Ipat didampingi pegiat Gemawan, mendemonstrasikan praktik pemantauan kualitas air berdasarkan pengalaman yang diperolehnya selama program. Praktik monitoring itu dilakukan di depan Walikota Pontianak.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh BWS Kalimantan 1 Pontianak, Walikota Pontianak, Bapak Ir. H. Edi R. Kamtono, memberikan apresiasi atas prestasi yang ditunjukkan Amok Ifat pada peringatan tersebut. Ia menyampaikan rasa bangga dan mendukung kegiatan para perempuan anggota KUMPAI. Ia pun berharap agar aktivitas mereka dapat terus berlanjut.

Perempuan, jika diberikan akses yang setara, akan menjadikan dunia sebagai tempat yang lebih baik. Tidak hanya untuk dirinya, juga bagi anak-anak dan alam sekitar.

Para perempuan di Pontianak tentu juga ingin memperlihatkan prestasi dalam menjaga air kita. Yok saling bergandeng tangan jaga Kapuas kita.

Selamat memperingati Hari Lingkungan Hidup Internasional 2021. (Reza)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP