|
Konsultasi Bisnis Kelompok Perempuan Gemawan
Di tahun kelima program pendampingan kelompok perempuan Lembaga Gemawan melakukan inovasi atau perkembangan dari aktivitas program pendampingan. Pada 3 (tiga) tahun pertama Lembaga Gemawan berinovasi dengan melalukan inisiasi pembentukan kelompok dan pemberdayaan perempuan bertingkat basis |
|
Read more...
|
|
Titik Balik Pilkada; Mahal & Pengharapan Oleh : Ireng Maulana
Semakin banyak dari kita, terkadang terlalu menumpuk harapan kepada kemenangan sepasang calon dalam Pilkada. Gegap-gempita pemilihan, perilaku dukung-mendukung cenderung membuat sebagian besar orang cepat lupa tentang kenyataan setelah sorak-sorai selesai, frustasi berkali-kali mendera masyarakat oleh karena kepemimpinan yang payah hasil dari kemenangan Pilkada. Barangkali kita terlalu naïf, atau mungkin saja kita telah diserang amnesia! Sering terjadi, sepasang calon yang dielu-elukan kemenangannya, sepanjang periode kepemimpinan mereka tidak memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perbaikan nasib masyarakat, padahal kekuasaan telah digenggam. Begitu sulitkah melakukan sesuatu yang membanggakan selama memimpin, yang terbaik bagi masyarakat? |
|
Read more...
|
|
Tanah Rakyat dan Perangkap Pangan Oleh: Sediono MP Tjondronegoro
Guru Besar Sosiologi Pertanian dan Agraria IPB
Istilah perangkap pangan digunakan penulis, karena Indonesia sebenarnya sudah masuk dalam sebuah jebakan. Perangkap sendiri artinya sudah terjebak. Dengan demikian, perlu sebuah strategi mendasar dalam pembangunan kedaulatan pangan. Kondisi itu tentu tidak bisa terlepas dari dasar kebijakan dan ketegasan pemimpin pemerintahan di berbagai level untuk lebih berpihak dengan pertanian dalam arti luas. Secara umum, bisa dikatakan bahwa pemerintah tidak punya master plan dalam jangka panjang. Kondisi yang sangat berbeda dengan pemimpin seperti Soekarno-Hatta yang secara tegas memperjuangkan kepentingan pertanian. Banyak yang berjanji dan memberikan komitmen untuk berpihak pada pertanian, rakyat, dan pedesaan, tetapi hal itu jauh berbeda dengan kenyataan yang ada. Salah satu hal yang berpengaruh dalam pembangunan pertanian adalah konversi lahan agraria yang sudah mencapai 100.000 hektare (ha) per tahun. Jumlah yang sebenarnya masih lebih besar tersebut digunakan untuk kepentingan nonper-tanian. |
|
Read more...
|
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
|
|
Page 2 of 35 |