Pameran Produk Kelompok Usaha Kecil Perempuan

Dengan moto Save Our Local Food and Local Product  dalam mendorong kerja-kerja peningkatan usaha kecil perempuan, pada tanggal 14-18 Desember 2010, Serikat Perempuan Pantai Utara sebuah organisasi perempuan basis yang beranggota 700 orang perempuan kampung yang sebagian besar adalah perempuan usaha kecil membuka stand pameran di Sambas, dalam rangka Kemah Internasional  negara Serantau (Indonesia, Malaysia dan Brunai Darussalam).  Selain sebagai bagian dari promosi pemasaran produk ibu-ibu kelompok

, kegiatan pameran ini selalu dijadikan ajang kampanye agar semakin banyak pihak yang mendukung tumbuh kembangnya usaha kecil perempuan, serta memberikan proteksi terutama pemerintah daerah kepada usaha kecil ini, karena semakin terbukanya pasar, maka persaingan akan semakin terbuka lebar. Persaingan dalam satu sisi tentulah baik untuk memacu semangat untuk maju. Namun disisi lain persaingan menjadi bencana ketika yang mengajak bersaing kondisinya tidak sama dengan  dengan yang diajak bersaing. Misalnya kondisi tidak adil yang terjadi ketika persaingan antara usaha kecil perempuan dengan pemilik modal besar.
Produk yang ditampilkan dalam pameran ini berupa kerajinan (anyaman, hasil tenun) yang beragam jenis diantaranya kain, baju, kopiah,gantungan kunci, tempat tisu, taplak meja, sarung bantal hias dll. Selain itu juga produk makanan baik berupa aneka macam kerupuk udang, kerupuk bunga,kerupuk ubi, aneka dodol, keripik pisang, amplang, kue kering dan lain sebagainya. Barang yang dijual juga diharapkan mampu terjangkau oleh masyarakat. Kegiatan ini cukup diminati oleh berbagai kalangan masyarakat, meskipun cuaca terkadang tidak mendukung dengan hujan lebat namun pengunjung cukup antusias mendatangi stand ibu-ibu kelompok sampai berakhirnya masa pameran.
Kegiatan pameran seperti ini tentulah sangat diminati oleh para kelompok usaha, karena ini bisa menjadi sarana promosi dan pemasaran bagi kelompok usaha. Memang kedepan kegiatan pameran maupun aktivitas lainnya seperti pasar malam rakyat harus terus dilestarikan sebagai bagian dari upaya banyak pihak untuk mendukung berkembangnya usaha kecil rakyat. Kedepan memang penataan tempat untuk sebuah event international harusnya dibuat lebih tertata indah.  Mari dukung usaha kecil menengah perempuan untuk mewujudkan keadilan dan kemandirian ekonomi perempuan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gambar CAPTCHA

*

%d blogger menyukai ini: