Gemawan dan YAPPIKA-ActionAid Adakan Assessment Program Indonesia Pintar di Sambas

“Program Indonesia Pintar selama ini dirasakan masyarakat masih banyak yang tidak tau dan banyak juga masalah yang ditemukan di lapangan,” katanya.

Senada apa yang disampaiakan oleh Nizan, harapan kedepannya data penerima perlu diperbaiki.

“Kurangnya sosialisasi sehingga banyak yang tidak tau baik cara mengusulkan atau mencairkan dan bahkan data penerima yang perlu diperbaiki agar lebih valid,” harapnya.

Dalam sambutannya Nurfauzah sebagai Distric Coordinator menyampaikan, keterlibataannya merupakan upaya untuk memajukan anak Indonesia.

“Upaya kita terlibat dalam memajukan dan mencerdaskan anak Indonesia merupakan salah satu bentuk amal jariyah yang mana pahalanya akan terus mengalir hingga akhirat nanti,” jelasnya.

Kegiatan komunitas sekolah seperti ini lanjut Nurfauzah, hanya merupakan salah satu kegiatan positif dan masih banyak kegiatan kegiatan lain yang bisa menunjang mutu pendidikan.

“Khususnya di kabupaten Sambas, harapannya kebaradaan dan aktivitas komunitas sekolah ini tetap dilestarikan meskipun tanpa didampingi dan adanya program dari lembaga Gemawan,” tutupnya.(Jurnalis Warga)

 

Source: pontianaksatu.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gambar CAPTCHA

*

%d blogger menyukai ini: