BUMDes Bisa Berperan Jadi Broker Bantu Pemasaran Hasil Tani

lembaga-gemawan_20171102_084823

Kehadiran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) diharapkan memiliki peran untuk membantu para kelompok tani perempuan dalam memasarkan produk yang mereka hasilkan.

Hal ini disampaikan Perwakilan Lembaga Gemawan, Encep Endan, saat menjadi pembicara dalam Media Briefing dengan tema penguatan peran ekonomi perempuan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat desa, Selasa (31/10/2017).

“BUMDes ini kan satu di antara lembaga ekonomi desa yang harus didorong bersama, nah dengan kelompok tani perempuan ini harusnya bersinergi. BUMDes yang ada diharapkan memfasilitasi hasil pemasaran dari kelompok tani tersebut,” jelas Encep Endan.
Menurutnya permasalahan pada kelompok tani perempuan ini adalah kesulitan dalam pemasaran hasil.

Pengalaman pahit dari para petani seperti yang pernah diungkapkan, katanya, adalah hasil produksi yang masih sedikit, sementara kondisi diperparah dengan akses transportasi yang juga sulit.
“Ada petani yang hasil produksinya hanya 5 kilo, sementara rantai distribusi atau rantai pasar sangat panjang, sehingga hasil produksi mereka ini akhirnya malah tidak terjual,” ujarnya.

Oleh karena itu perlu kelembagaan di tingkat desa yang kuat. Apalagi desa harus berperan untuk membangun lembaga ekonomi tersebut. Makanya di sinilah peran BUMDes diharapkan.

Menurutnya hasil pendapatan ekonomi masyarakat di desa program yang dibina Konsorsium Perempuan masih mengandalkan hasil pertanian seperti padi ladang, sudah sebagian pola padi sawah, sayur mayur, dan pertanian holtukultura lainnya.

Tak hanya itu, hasil perkebunan seperti karet dan buah-buahan. Lalu juga potensi di sektor perikanan yaitu budidaya ikan air tawar dengan pola kolam/jaring, maupun mina padi.

“Dengan potensi yang ada ini kenapa BUMDes tidak diarahkan saja untuk membantu memasarkan hasil produksi. BUMDes yang menjadi tempat penampung, nanti urusan pemasaran keluar desa itu jadi urusan BUMDes juga. Jadi BUMDes berperan sebagai broker atau perantara,” sarannya.
Untuk pendirian BUMDes bisa didukung lewat penyertaan modal dari desa. Dilanjutkannya dengan modal yang tak terlalu besar, BUMDes bisa tetap berperan.
Saat ini Konsorsium Perempuan untuk Keberlanjutan Penghidupan Kalimantan Barat melakukan pembinaan 21 kelompok yang berada di Sintang dan Kapuas Hulu. Ini merupakan bagian program Inisiatif Penguatan Pengembangan Ekonomi Kelompok Perempuan Melalui Pemberdayaan Pertanian Berkelanjutan.
Sumber: http://pontianak.tribunnews.com/2017/11/02/bumdes-bisa-berperan-jadi-broker-bantu-pemasaran-hasil-tani

 

About Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>