Launching Program Karet

Menguatkan Kapasitas Petani Karet di Kalimantan Barat dalam Produksi, Pengolahan Pasca Panen dan Perdagangan.

Karet merupakan komoditas yang menghasilkan pendapatan utama bagi sebagian besar petani di Kalimantan Barat. Sistem pertanian yang didapatkan oleh petani karet sebagian besar adalah turun-temurun, mulai dari kepemilikan lahan hingga pohon karet yang mereka sadap. Tidak dipungkiri, hubungan perdagangan pasca panen adalah bagian dari rantai perdagangan yang sudah terbentuk lama di tempat mereka. Perkebunan karet sudah dikenal lama dalam masyarakat kita di pedesaan.

Sebagian besar karet ditanam menurut sistem agroforestri. Sistem agroforestri karet ini ditandai dengan struktur umur yang tidak merata dan dengan spesies pendamping yang banyak tumbuh bersamaan dengan pohon karet. Komponen vegetasi sekunder secara spontan cukup besar pada kebun karet untuk mengategorikannya sebagai vegetasi hutan sekunder dalam konteks keanekaragaman hayati.

Beranjak dari kondisi tersebut, Lembaga Gemawan yang merupakan salah satu lembaga pendamping dan pemberdayaan masyarakat melakukan pelatihan bagi petani karet di Kabupaten Sambas. Tujuan dari pelatihan ini adalah penguatan Kapasitas Petani Karet dalam Produksi, Pengolahan Pasca Panen dan Perdagangan di Kabupaten Sambas. Peserta merupakan petani karet perwakilan dari beberapa desa seperti Desa Sungai Kumpai, Desa Piantus, Desa Semata, Desa Sungai Baru, Desa Galing, Desa Trikembang, Desa Ratu Sepudak, Desan Perigi Landu, Desa Berlimang.

Pelatihan dengan bentuk sekolah lapang ini akan melahirkan penyuluh-penyuluh tani dari beberapa desa dampingan. Kedepannya setiap desa akan dibentuk sekolah lapang yang akan didampingi oleh penyuluh yang terlatih.

 

Launching kegiatan dilakukan di Dusun Darussalam, Desa Semate, Kecamatan Tengaran, pada hari Kamis tanggal 22 Maret 2012, dengan diresmikan oleh Camat Kecamatan Tengaran Kabupaten Sambas. Kegiatan ini dilaksanakan di “tarub” yang dibuat gotong royong oleh warga setempat. Materi yang diberikan bagi petani berhubungan dengan tehnik okulasi bibit, pengenalan jamur yang menyerang batang karet, penanganan penyakit yang menyerang batang karet, pembuatan pupuk kompos, peningkatan produksi batang karet serta peningkatan kualitas pasca produksi.

Selain dari Lembaga Gemawan pelatihan ini menghadirkan fasilitator dari Unit Pelaksana Terminal Agri Bisnis Terpadu Provinsi Kalbar. Fasilitator yang diundang ini akan memberikan semua informasi mengenai kebun karet. Kedepannya akan banyak lagi pelatihan yang berhubungan dengan petani karet dengan melibatkan berbagai pihak yang terkait.  Sekolah lapang akan melahirkan penyuluh-penyuluh tani dan menjawab persoalan teknis yang dihadapi oleh petani karet di Kalimantan Barat.

 

 

Agus Sutomo

Manajer Program Karet

Lembaga Gemawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gambar CAPTCHA

*

%d blogger menyukai ini: