Latihan Terbang di Halaman Calon Kantor Bupati Kayong Utara

PILOT DRONE: Instruktur dari Swandiri Institute, Indra Haryanto (memegang remote control) mengenalkan berbagai fitur-fitur remote control Drone di peserta pelatihan di halaman calon kantor Bupati Kayong Utara di Paya Hitam, Sukadana, Kamis (3/12/2015). FOTO: MAHMUDI/GEMAWAN.

Sukadana, GEMAWAN.
Dikoordinir Tim Penghajar Swandiri Institute, seperti Indra Haryanto, Rizki Wahyu, dan Rodhiyan berikan latihan terbang bagi peserta pelatihan pemetaan wahana tanpa awak atau Drone. Bertempat halaman calon kantor Bupati Kayong Utara di antara kawasan Aik Paoh dan Paya Hitam, Sukadana, Kamis (3/12/2015).

Peserta pelatihan pemetaan udara ini diikuti kontingen dari Bagian Ekonomi dan Pembangunan (Sekbang) Sekretariat Daerah (Setda) KKU, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), dan Bappeda Kabupaten Kayong Utara (KKU).

Kemudian diikuti juga Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) KKU, Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) KKU, Dinas Budaya Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) KKU, dan Bidang Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum (PU) KKU.

“Ini tombol return to home. Fitur ini membuat Drone akan otomatis kembali ke tempat awal terbang saat fitur diaktifkan ataupun hilang sinyal dari remotenya. Kemudian juga ketika baterai drone menipis drone akan kembali ke tempat awal terbang,” kata Indra Haryanto yang biasa disapa Agam karena berasal dari Provinsi Daerah Istimewa (DI) Aceh di hadapan hadirin di landasan pacu di halaman calon Kantor Bupati Kayong Utara.

Saat ini Kantor Bupati Kayong Utara masih menempati dusun Tanah Merah desa Sutera kecamatan Sukadana, KKU.

Direncanakan Kantor Bupati Kayong yang baru berada di ruas jalan baru sepanjang 4.400 meter yang dimulai dari dusun Tanjung Belimbing desa Pangkalan Buton kecamatan Sukadana, KKU, menembus Air Paoh hingga Paya Hitam Dalam desa Sutera kecamatan Sukadana, KKU.

Rencananya jalan baru itu memiliki lebar 7 meter kali dua jalur kanan dan kiri, tiap jalur memiliki dua lajur. Kawasan pengembangan baru itu, selain ada calon Kantor Bupati Kayong Utara juga direncanakan ada gedung DPRD KKU yang lebih representatif daripada kompleks DPRD KKU lama yang sempit untuk pengembangan.

“Tombol ‘follow me’ ini fitur di mana ketika diaktifkan Drone akan mengikuti arah kemana saja remote control bergerak,” kata Agam.

Fitur lainnya, lanjut Agam, ‘mapping’. Apabila fitur ini diaktifkan, pilot dapat mengatur rute penerbangan Drone sesuai pengaturan rute yang diperintahkan. Secara otomatis Drone terbang sesuai arah tujuan yang dibuat secara otomatis.

“Fitur ‘altitude mode’ memungkinkan Drone terbang diam dan stabil pada suatu titik tertentu. Ini sangat membantu saat perekaman atau pengambilan gambar agar hasilnya lebih bagus,” kupas Agam.

Fitur ‘wireless image transmission’ ini, jelas Agam, pilot dapat melihat hasil tangkap langsung Drone di layar gadget. Selanjutnya juga dapat melihat settingan, indikator baterai, jarak jelajah, dan lain sebagainya.

“Selain belajar terbang, peserta yang lain juga belajar mengecas baterai Drone sebab ini memiliki spesifikasi khusus,” ajak Agam ke peserta lainnya. (Gemawan-Mud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gambar CAPTCHA

*

%d blogger menyukai ini: