Warga Sabung Keluhkan Masuknya Perkebunan Sawit tanpa Sosialisasi

Sambas (Gemawannews)-Investasi perkebunan sawit di Kalimantan Barat tidak henti-hentinya terus menerus melakukan ekspansi, salah satunya yang terjadi di Desa Sabung Kecamatan Subah. Menurut penuturan warga bahwa sudah banyak perusahaan yang masuk ke desanya, tapi belum memberikan dampak yang signifikan bagi desanya.

“Ada banyak perusahaan sawit yang masuk ke Sabung, hingga sekarang belum ada perubahan yang berarti dirasakan masyarakat,” kata Anet kepada Gemawannews, Jumat (22/06/12).

Masyarakat Desa Sabung saat ini sedang memperjuangkan ribuan ha lahan mereka yang di gusur oleh PT. Mulya Indah anak perusahaan Musim Mas Group untuk penanaman perkebunan sawit.

Dalam memperlancar aktivitasnya perusahaan membuat jalan perintis tidak jauh batas Desa Sabung dengan Desa Lubuk Dagang yang mana jalan perintis tersebut berada di wilayah Desa Lubuk Dagang.

Hampir secara keseluruhan masyarakat menolak, dengan alasan bahwa perusahaan tidak pernah melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait masuknya PT. Mulya Indah.

“Prosedur-prosedur perizinan PT. Mulya Indah seharusnya disosialisasikan kepada masyarakat Desa Sabung ternyata tidak sama sekali, seperti izin lokasinya,”terang Anet.

Senada dikatakan Yulianus Muryono Kepala Adat Desa Sabung, PT. Mulya Indah belum pernah sama sekali melakukan sosialisasi.

Tempo hari sudah kita peringatkan mereka, jangan dulu menggarap ke batas karena desa dan kecamatan belum menentukan tapal batas.

“Mereka bilang belum, tapi setelah di cek dilapangan wilayah kita sudah kena,” kata Yulianus.

Ia menambahkan, sampai hari ini mengenai izin lokasi sampai batas izin perusahaan kami tidak pernah tahu. “Semua perusahaan perkebunan sawit yang ada di Desa Sabung kami tidak tahu dimana-mana saja izin lokasinya dan batas-batasnya perizinnnya,”pungkas Yulianus.

Sementara itu Jackson Kepala Desa Sabung membenarkan apa yang menjadi keluhan warganya, bahwa banyak perusahaan yang masuk diwilayah kerjanya tidak pernah melakukan sosialisai dengan masyarakat seperti PT. Mulya Indah.

Kemarin kita sudah punya kesepakatan dengan PT. Mulya Indah, mereka tidak boleh bekerja dulu selagi permasalahan kita dengan mereka belum selesai, nyatanya mereka sudah bekerja mulai bikin jalan baru sudah seminggu ini.

Padahal kita sudah bikin kesepakatan di Polres, kalau PT. Mulya Indah belum boleh  mengadakan kegiatan didaerah batas, sekarang mereka sudah bekerja lagi.

“Pernyataan sikap Desa Sabung mengenai masalah ini sudah di tembuskan ke Gubernur, Kapolda, BPN pusat dan Pemda kalau mereka sudah melakukan penyerobotan lahan masyarakat,” ungkap Jakson. (Joy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gambar CAPTCHA

*

PAGE TOP