Reformasi Birokrasi Terbentuk Sejak 2013

SUKADANA – Kabupaten Kayong Utara pada tahun 2013, menetapkan Keputusan Bupati tentang Tim Reformasi Birokrasi Kayong Utara. Bahkan mereka pun telah memulai kegiatannya dengan menyusun assessment reformasi birokrasi di kabupaten ini.
“Alhamdulillah, memorandum of understanding (MoU/nota kesepakatan dan kesepahaman) antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kayong Utara dengan pihak civil society organization (CSO/organisasi koalisi masyarakat sipil) Provinsi Kalbar. Dalam rangka memfasilitasi dan ikut terlibat di perwujudan reformasi birokrasi,” ungkap Bupati Kayong Utara Hildi Hamid, saat memberikan kata sambutan sebelum penandatanganan MoU tersebut, Senin (26/5) lalu di Balai Praja Sukadana. Penandatanganan ini, lanjut dia, menunjukkan bagaimana perhatian dari pihak Koalisi CSO Kalbar terhadap perkembangan di kabupaten yang dipimpinnya.
“Pemkab Kayong Utara memberikan apresiasi tinggi kepada rekan-rekan Koalisi CSO Kalbar, mengingat dari 14 kabupaten/kota di Provinsi Kalbar, hanya dua daerah yang mendapatkan proses pendampingan dalam mewujudkan reformasi birokrasi untuk pemerintah daerah,” ungkap Bupati.
Mengingat pentingnya proses perwujudan reformasi di Kayong Utara, maka pada acara penandatanganan MoU ini, Pemkab Kayong Utara pun mengundang seluruh pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) beserta pejabat eselon III di lingkungan Pemkab Kayong Utara. Kebijakan ini, menurut Bupati, mereka lakukan agar pejabat di lingkungan Pemkab Kayong Utara, dapat memperoleh gambaran yang menyeluruh dari proses perwujudan reformasi birokrasi.
“Terimakasih kepada para narasumber dari Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak dan lain-lain yang dapat hadir langsung di Kayong Utara. Semoga adanya seminar ini dapat memberikan pencerahan bagi aparatur pemerintah daerah kami,” tutur Bupati.
Secara khusus, Bupati juga memberikan penekanan bagi para pejabat di kabupaten ini, agar dapat mengikuti rangkaian kegiatan ini sampai selesai. “Karena Saudara sekalian lah merupakan pelaksana dan sekaligus objek dari pelaksana reformasi birokrasi di Kabupaten Kayong Utara, yang bersama-sama kita cintai,” tegas Bupati. (mah)

Sumber: Akcaya Pontianak Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gambar CAPTCHA

*

%d blogger menyukai ini: